Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

8 Warga Jakarta Barat Diduga Hepatitis Akut, Bagaimana Cara Mencegahnya?

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Kamis, 02 Juni 2022 |11:10 WIB
8 Warga Jakarta Barat Diduga Hepatitis Akut, Bagaimana Cara Mencegahnya?
Anak terkena hepatitis akut (Foto: Inc magazine)
A
A
A

SEBANYAK 8 warga Jakarta Barat diduga hepatitis akut. Status mereka adalah pending classification karena masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium.

Gejala yang diidap kedelapan pasien diduga hepatitis akut dijelaskan cukup beragam. Namun, rata-rata gejala yang dialami pasien adalah demam dan masalah pencernaan.

 anak terkena hepatitis akut

"Dari 8 pasien itu, 1 dinyatakan meninggal dunia di awal kasus. Dari 7 pasien yang masih bertahan hidup, 3 di antaranya sudah dinyatakan sembuh dan sudah keluar dari rumah sakit (RSUD Tarakan, RS Atmajaya, dan RS Graha Kedoya)," terang Kepala Seksi Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat Arum Ambarsari pada awak media.

Di DKI Jakarta sendiri terdapat 45 kasus diduga hepatitis akut. Diimbau agar masyarakat menjaga perilaku hidup bersih dan sehat, karena dominasi penularan penyakit diduga berasal dari kotoran.

Ya, menjaga kebersihan diri menjadi upaya pencegahan utama yang bisa dilakukan agar Anda, anak Anda, maupun anggota keluarga lainnya terhindar dari penyakit hepatitis akut.

Lebih jelasnya, Kementerian Kesehatan beberapa hari lalu sudah mengeluarkan imbauan pencegahan hepatitis akut yang bisa dilakukan oleh masyarakat. Karena penyakit ini menular lewat saluran cerna dan pernapasan, upaya maksimal harus dilakukan.

 BACA JUGA:8 Warga Jakarta Barat Diduga Mengidap Hepatitis Akut Misterius

"Untuk mencegah penyakit dari saluran pencernaan, jagalah kebersihan dengan cara mencuci tangan dengan sabun dan memastikan makanan atau minuman yang dikonsumsi itu matang," jelas Prof. Dr. dr. Hanifah Oswari, Sp. A, yang merupakan dokter Spesialis Anak Konsultan Gastro Hepatologi RSCM FK UI, dikutip Kamis (2/6/2022).

Selain itu, Prof Hanifah juga mengimbau agar para orangtua memastikan anaknya tidak menggunakan alat-alat makan bersama dengan orang lain. Sebab memakai alat makan bersama orang lain berisiko tertular hepatitis akut.

Orangtua juga wajib membuat anak menghindari kontak dengan orang yang sakit, ini dilakukan agar anak-anak kita tetap sehat.

Hingga saat ini hepatitis akut masih menjadi penyakit misterus sebab belum diketahui penyebabnya secara pasti. Hal yang perlu dilakukan tetap menjaga protokol kesehatan.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement