PENYAKIT hepatitis akut memang belum ditemukan penyebab pastinya, namun hipotesis mengarah ke adenovirus.
Pasien diduga hepatitis akut pun penanganannya hingga saat ini baru sebatas menangani gejala yang muncul. Belum ada vaksin atau obat khusus untuk penyakit misterius tersebut.
Namun, muncul obat Viradef yang diklaim bisa mengobati hepatitis, termasuk hepatitis akut. Obat antivirus tersebut bahkan sudah terbukti efektif mengatasi Covid-19.

"Viradef adalah antivirus yang bekerja baik untuk mengatasi influenza, hepatitis, HIV, bahkan Covid-19," terang Prof Iris Rengganis selaku Ketua Umum PERALMUNI saat ditemui MNC Portal di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (26/5/2022).
Secara umum, obat Viradef itu bekerja sebagai imunomodulator yang memiliki manfaat mencegah replikasi virus setelah virus masuk ke dalam sel.
"Viradef juga diketahui memiliki kemampuan meningkatkan energi seluler atau adenosin triphosphate (ATP), sehingga mempercepat pemulihan setelah infeksi," tambah Prof Iris.
BACA JUGA : Kemenkes Ungkap 6 Hipotesis Asal Mula Virus Hepatitis Akut
BACA JUGA : Hepatitis Akut di Indonesia Bertambah 2 Orang, Total 16 Kasus
Lebih lanjut, Dokter Rinto selaku Biochemist, Head of Research and Development Biotek, menjelaskan bahwa karena ada hipotesis yang menjelaskan bahwa hepatitis disebabkan oleh adenovirus, Viradef dapat membunuh virus tersebut. Jadi, obat ini bisa dipakai sebagai terapi hepatitis akut.
"Hampir semua jenis virus lipid atau cangkang tubuhnya terbentuk dari lemak dan Viradef bisa menembus lipid tersebut, sehingga bisa membunuh virus," papar dr Rinto.
Tak hanya itu, tambah dr Rinto, obat Viradef itu aman sekalipun dikonsumsi dalam jangka waktu yang panjang. "Ini sudah terbukti dari penelitian di Amerika Serikat," tambahnya.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.