Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Penderita Thalassemia Rawan Kelebihan Zat Besi, Ini Penyebab Utamanya

Kevi Laras , Jurnalis-Selasa, 10 Mei 2022 |14:33 WIB
Penderita Thalassemia Rawan Kelebihan Zat Besi, Ini Penyebab Utamanya
Ilustrasi Thalassemia. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

BAGI calon orangtua, memang sangat penting memeriksakan kondisi kesehatan mereka sebelum menikah. Pasalnya, meskipun terlihat sehat di luar, belum tentu kita tidak membawa penyakit, yang bisa ditularkan ke anak-anak kita nantinya.

Salah satu penyakit bawaan yang cukup berbahaya adalah penyakit Thalassemia atau dikenal sebagai kelainan darah bawaan. Dokter anak menerangkan dampak terburuk dari Thalassemia adalah kelebihan zat besi dalam tubuh dapat merusak hati. Apalagi, penderita Thalassemia harus menerima donor darah setiap bulannya.

"Jadi dampak terberat dari Thalassemia ini, mereka akan menerima tranfusi darah. Transfusi darah mengandung sekitar 200 mg besi, sementara yang keluar dari tubuh kita hanya 1 mg per hari," ujar Prof. Dr. dr. Pustika Amalia Wahidiyat, Sp.A (K) Spesialis Anak - Konsultan Hematologi Anak, Selasa (10/5/2022)

Lebih lanjut Pustika mengatakan akibat kelebihan zat besi, maka zat besi menempel di bagian organ dalam tubuh lainnya. Zat besi biasa menempel di bagian Jantung, Hati dan kelenjar lainnya. Sementara zat besi yang dikeluarkan oleh tubuh, hanya berkisar 2-6 mg dalam sebulan. Menurutnya kelebihan zat besi bisa memicu kerusakan hati.

Thalasemia

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement