Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tips Mencegah Perut Kembung saat Lebaran

Antara , Jurnalis-Senin, 02 Mei 2022 |09:00 WIB
Tips Mencegah Perut Kembung saat Lebaran
Mencegah perut kembung saat lebaran (Foto: Grandinnamalioboro)
A
A
A

PERUT kembung setelah makan lebih banyak dari sebelumnya mungkin tergolong kejadian umum bagi sebagian orang. oleh karena itu, saat lebaran hindari makan berlebihan. Selain itu juga kurangi makanan yang mengandung gas.

Salah satu penyebab kembung yakni pertumbuhan berlebih bakteri usus kecil yang berlebihan.

"Setelah makan, bakteri ini memfermentasi makanan terutama karbohidrat dan menghasilkan berbagai produk samping dan gas seperti metana, hidrogen, dan hidrogen sulfida," kata Rezaie seperti dikutip dari Insider.

 perut kembung

Gas-gas ini di dalam usus dapat bermanifestasi sebagai kembung.

Jika Anda mengembangkan sindrom iritasi ini, maka Anda mungkin mengalami kembung yang signifikan setelah makan makanan.

Nah, berikut empat cara yang bisa Anda lakukan demi menghindari kembung saat lebaran.

1. Beri jeda antara waktu makan

Usus kecil menjaga dirinya tetap bersih dengan memindahkan makanan yang tidak tercerna ke usus besar dan ini terjadi setiap dua jam sekali saat kita tidak makan. Jadi, sebaiknya tunggu beberapa jam setelah setiap makan atau camilan sebelum makan lagi jika memungkinkan saat lebaran. Meskipun menu lebaran pasti menggoda selera.

 

2. Makan perlahan

Anda menghirup lebih sedikit udara dengan mengunyah makanan lebih lama dan makan perlahan, kata ahli gastroenterologi Hardeep Singh. Lebih sedikit udara berarti lebih sedikit kembung.

3. Minum lebih banyak air

Mengonsumsi terlalu banyak natrium dapat menyebabkan kembung, dan minum banyak air dapat membantu mengeluarkannya.

 BACA JUGA:10 Cara Mengatasi Perut Kembung, Tak Perlu Pakai Obat

4. Cobalah diet rendah fermentasi

Rezaie mengatakan, memakan hidangan dengan fermentasi rendah dapat membantu mengurangi gejala akibat pertumbuhan berlebih bakteri usus kecil. Tetapi penelitian lebih lanjut diperlukan, menurut konsultan ahli diet gastroenterologi Kirsten Jackson.

Makanan yang sangat mudah difermentasi, seperti pemanis buatan, kacang-kacangan, kembang kol, dan brokoli, menghasilkan gas, jadi mengurangi asupannya bisa membantu.

(Dyah Ratna Meta Novia)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement