Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

3 Negara Dijuluki Raja Properti di Asean, Indonesia Masuk di Dalamnya

Novie Fauziah , Jurnalis-Minggu, 01 Mei 2022 |11:08 WIB
3 Negara Dijuluki Raja Properti di Asean, Indonesia Masuk di Dalamnya
Ilustrasi property (dok. Freepik)
A
A
A

SETIAP negara memiliki julukan tersendiri. Termasuk dalam penyediaan properti, terdapat negara-negara di Asean yang mempunyai keunggulan dalam bidang tersebut. Maka tak heran apabila permintaan hingga investasi di ketiga negara tersebut cukup tinggi.

Kemudian sejauh ini, tercatat tiga negara di Asean yang bisa dibilang sebagai surganya properti yaitu Vietnam, Indonesia, dan Filipina. Tingkat pertumbuhan ekonomi tiga negara tersebut sangat mendukung untuk bisnis properti.

Lalu mengapa ketiga negara tersebut menjadi penghasil properti terbesar dan dijuluki sebagai Raja Properti di Asean? Berikut seperti MNC Portal himpun dari berbagai sumber.

infografis

BACA JUGA:Potret Kalimalang di Kota Bekasi Dipercantik, Kini Bisa Jadi Destinasi Wisata

1. Filipina

Filipina ternyata menjadi menjadi salah satu negara yang memiliki properti terbesar di Asean. Nilai properti di negara satu ini kian melonjak secara signifikan, dan menarik investor dari negara lainnya.

Banyaknya minat properti di Filipina, membuat pasokan dan permintaan properti tumbuh pesat. Hal ini didorong oleh tingginya pertumbuhan ekonomi domestik.

Filipina sendiri adalah negara paling maju di Benua Asia setelah Perang Dunia II, namun sejak saat itu telah tertinggal di belakang negara-negara lain akibat pertumbuhan ekonomi yang lemah, penyitaan kekayaan yang dilakukan pemerintah, korupsi yang luas, dan pengaruh-pengaruh neo-kolonial.

Sementara itu masyarakat Filipina memiliki kebudayaan yang cukup menarik. Kebanyakan masyarakatnya gemar menyanyi, serta menari pada setiap kali pesta keramaian. Tarian bambu ini memerlukan pergerakan kaki yang cocok

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement