MISTERI penyebab jatuhnya penerbangan EgyptAir akhirnya terungkap. Kecelakaan pesawat EgyptAir MS804 2016 dari Paris ke Kairo yang mulanya disebut sebagai tindakan terorisme oleh pihak Mesir ternyata disebabkan oleh seorang pilot yang merokok.
Menurut pakar penerbangan Prancis, asap di dalam pesawat, dikombinasikan dengan oksigen yang bocor, telah memicu kebakaran. Kecelakaan pesawat yang mematikan ini menjadi subjek kasus pembunuhan di Pengadilan Banding Paris karena menewaskan 56 penumpang dan 10 awak.

Rokok memicu terjadinya kebakaran
Inilah salah satu alasan mengapa semua maskapai penerbangan di dunia menerapkan aturan larangan merokok. Aturan ini sebenarnya pertama kali dilakukan Australia pada 1987. Insiden kebakaran yang terjadi di maskapai Varig dengan nomor penerbangan 820 pada 11 Juli 1973 menjadi titik balik peraturan ini diterapkan.
Pesawat yang terbang dari Brasil ke Paris itu terbakar akibat api yang berasal dari toilet menyambar ke bagian depan. Kebakaran tersebut menyebabkan 123 kematian, hanya ada 11 orang yang selamat. Setelah ditelusuri, ternyata api ini berasal dari puntung rokok di tong sampah toilet yang belum mati sempurna.
Federal Aviation Administration (FAA) pun langsung memerintahkan anjuran dilarang merokok di pesawat, dan semua maskapai turut menerapkannya. Selain untuk keselamatan, larangan merokok juga diterapkan demi kesehatan.