SAAT kumpul Lebaran, biasanya banyak orang yang bernapsu melahap semua hidangan, sebagai hadiah setelah satu bulan berpuasa. Namun, pola makan ‘balas dendam’ ini sebaiknya dihindari, karena memicu timbulnya penyakit berbahaya, contohnya hipertensi.
Jangan salah, hipertensi nyatanya saat ini tidak hanya berdampak pada usia lanjut, tetapi juga kalangan muda dengan usia produktif. Tahukah Anda, hipertensi yang salah satunya dipicu oleh asupan makanan berkolesterol tinggi ini adalah ancaman serius bagi kesehatan yang membahayakan organ vital seperti jantung, otak, dan ginjal.

Berdasarkan catatan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) prevalensi hipertensi diperkirakan mencapai 1,28 miliar untuk rentang usia 30 sampai 79 tahun. WHO juga menyebutkan, sekitar 46 persen orang dewasa dengan hipertensi tidak menyadari bahwa dirinya memiliki tekanan darah tinggi.
Sementara di Indonesia sendiri, prevalensi hipertensi untuk perempuan usia 30-79 tahun meningkat menjadi 44,5 persen pada 2019. Demikian juga pada kelompok laki-laki di kelompok usia yang sama, meningkat menjadi 35,9 persen.
BACA JUGA : 5 Cara Alami Menurunkan Darah Tinggi Tanpa Banyak Biaya
Bisa menyerang siapa saja dan kapan saja, inilah kenapa menjaga asupan makanan saat momen spesial seperti Lebaran, penting dilakukan untuk menjaga diri terhindar dari penyakit ‘silent killer’ seperti hipertensi.
BACA JUGA : Mengapa Wanita Lebih Mudah Terkena Hipertensi?
Berikut di bawah ini, ulasan singkat tips agar tetap sehat saat di Hari Raya, seperti yang dipaparkan dr. Juwalita Surapsari, spesialis gizi klinik RS Pondok Indah, dalam gelaran virtual media briefing, Rabu (20/4/2022).
- Perbanyak asupan buah dan makanan berserat.
- Hindari makanan yang mengandung lemak jenuh tinggi seperti gorengan dan daging merah yang dimasak terlalu lama.
- Pilih makanan dengan kandungan Omega-3 tinggi seperti ikan, telur, kacang kenari, dan biji chia.
- Jika tidak bisa dihindari, kurangi makanan berkolesterol tinggi yakni dengan cara mengonsumsi hanya satu saja hidangan jenis ini. Contoh, hanya makan opor ayam di hari pertama Lebaran, tanpa semur daging, dan rendang di satu hari yang sama.