Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Waduh, Kasus Covid-19 di Jawa-Bali Naik Lagi!

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Rabu, 13 April 2022 |15:08 WIB
Waduh, Kasus Covid-19 di Jawa-Bali Naik Lagi!
Kasus Covid-19 naik lagi (Foto: Antara)
A
A
A

JURU Bicara Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi menerangkan, kasus Covid-19 di Jawa-Bali naik lagi pada minggu ini. Hal tersebut perlu disikapi serius oleh semua pihak, terlebih Idul Fitri akan datang beberapa minggu lagi.

"Jadi kewaspadaan kami bahwa dalam beberapa hari ini terjadi peningkatan proporsi kasus baru di Jawa-Bali, walau peningkatan yang terjadi sangat jauh dibanding kasus puncak," lapor Siti Nadia dalam konferensi pers virtual, Kemarin (12/4/2022).

 pandemi Covid-19

Kenaikan kasus Covid-19 di Jawa-Bali ini terjadi di saat data nasional memperlihatkan total kasus yang menurun pada minggu ini dibandingkan dengan minggu lalu. "Minggu lalu konfirmasi Covid-19 di angka 3.000-an, minggu ini 2.500-an," tambah Siti Nadia.

Ia melanjutkan, mengacu pada data 10 April 2022, Jawa-Bali menyumbang 902 kasus dari 1.071 kasus secara nasional atau terjadi peningkatan sebanyak 169 kasus baru. Ini artinya, 84,22% kasus baru berasal dari Jawa-Bali.

"Kita semua harus waspada, terlebih kasus Covid-19 di luar Jawa-Bali masih mengalami peningkatan kasus baru yang akan berlanjut pada beberapa hari atau minggu ke depan," ungkap Siti Nadia.

Dalam kesempatan itu, Siti Nadia coba membeberkan 3 provinsi di Jawa-Bali yang mengalami peningkatan kasus positif Covid-19, yaitu di DKI Jakarta, Jawa Tengah, dan Bali. Sebetulnya dua provinsi di luar Jawa-Bali seperti Kalimantan Utara dan Bangka Belitung pun terpantau kasusnya naik.

Pada DKI Jakarta, Siti Nadia menjelaskan bahwa kenaikan kasus positifnya amat kecil yaitu di bawah 0,1%,. Hal yang sama pun berlaku untuk Jawa Tengah dan Bali.

"Tapi, artinya kalau kita lihat angka ini kita harus waspada setidaknya ada 5 provinsi yang mengalami peningkatan angka positivity rate," kata Siti Nadia.

Di kesempatan itu Siti Nadia terus mengimbau kepada masyarakat untuk tetap patuhi protokol kesehatan. Terlebih, momen mudik Lebaran 2022 akan terjadi dan ini menjadi kekhawatiran kita bersama.

Kementerian Kesehatan mengupdate juga soal kasus kematian akibat Covid-19 yang diketahui menurun 33% jika dibanding pekan lalu. Rata-rata kematian minggu ini sebanyak 75 orang. Lalu, positivity rate mingguan ada di angka 4,6% dan positivity rate harian 3%.

"Angka positivity rate kita di bawah standar WHO yaitu 5%," tegas Siti Nadia.

 BACA JUGA:Covid-19 Melandai, Jokowi: Kalau Kita Lihat Pasar Mulai Ramai

Untuk angka keterisian tempat tidur rumah sakit (BOR), secara nasional sebesar 6,6%. Angka tersebut, kata Siti Nadia, lebih baik dari target BOR nasional yaitu 10%.

(Dyah Ratna Meta Novia)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement