Sementara itu, Sakranah (78), warga Manungtung Menes, Kabupaten Pandeglang mengaku sejak dirinya masih kecil, bangunan Masjid Cikoneng sudah berdiri.
Bahkan, dirinya saat pasukan Belanda tengah mencari ulama menembaki jamaah yang sedang salat subuh di Masjid Cikoneng itu mengetahui dari bunyi rentetan peluru. Kejadian itu, kata dia, ia masih kanak-kanak dan cukup segar dalam ingatan.
"Kami sebagai warga asli pribumi Manungtung yang rumahnya tidak jauh dengan Masjid Cikoneng sama sekali tidak mengetahui pembangunan masjid itu, sebab sebelum lahir masjid itu sudah ada," kata Sakranah yang menyatakan memiliki puluhan cucu dan cicit.
(Rizka Diputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.