SAKIT di sebagian wajah diikuti rasa nyeri yang luar biasa disebut Trigeminal Neuralgia. Serangan nyeri tiba-tiba, intens, dan berlangsung singkat (1 detik hingga 2 menit). Jumlah serangan bervariasi, beberapa kali per hari hingga ratusan per hari.
Dalam kasusnya, kadangkala kondisi nyeri luar biasa ini membutuhkan tindakan tertentu untuk mengatasinya. Sebab rasa nyeri akibat trigeminal neuralgia terasa seperti tersayat benda tajam, tertusuk, terbakar, seperti kesetrum listrik dapat membuat penderitanya tak mampu beraktivitas.

Penanganan atau pengobatan trigeminal neuralgia ditentukan dengan hasil wawancara saat berkonsultasi dengan dokter. Umumnya penanganan trigeminal neuralgia berupa obat-obatan.
“Pilihannya adalah obat antinyeri atau obat antikejang, yang harus berdasarkan resep dokter,” jelas dr. Heri Aminuddin, SpBS dalam keterangannya.
Kini telah hadir teknologi yang mampu mengatasi sakit Trigeminal Neuralgia, tidak memakan waktu lama. Diketahui pengobatan tersebut ialah metode PBC (Percutaneous Balloon Compression), sebab dinilai jauh lebih nyaman untuk pasien karena termasuk ke dalam minimally invasive atau tanpa bedah terbuka.
“Dulu untuk penanganan trigeminal neuralgia dilakukan tindakan bedah MVD (Microvascular Decompression). Namun kini di beberapa negara, MVD sudah banyak ditinggalkan dan menjadikan PBC ini sebagai solusinya karena minimally invasive," jelas spesialis bedah saraf yang berpraktik di Brain and Spine Center RSU Bunda Jakarta.
BACA JUGA:Lucinta Luna Pamer Wajah Penuh Perban, Netizen: Pas Dibuka Brewokan
Selain itu, metode balon kompresi ini menjadi salah satu solusi andalan menangani nyeri wajah sebelah akibat trigeminal neuralgia. Khususnya bagi penderitanya yang tidak mau dilakukan tindakan bedah atau operasi, atau obat-obatan sudah tidak mempan lagi.
(Dyah Ratna Meta Novia)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.