Lantai bangunan berasal dari tanah liat yang dicampur sekam padi. Masyarakat Sasak mengepel lantai menggunakan kotoran sapi atau kerbau. Kotoran ini dicampur dengan air agar mudah merata lalu disapukan ke lantai.
"Kotoran sapi dicampur air biar mudah merata. Kalau sudah kering nanti disapu, nanti digosok biar mengkilat. 30 menit sudah hilang baunya. Kalau sudah kering baunya tidak ada lagi," tutur Bayu.
Penggunaan kotoran sapi ini selain bertujuan untuk memperkuat lantai rumah juga sebagai pengganti semen. Lantai rumah nantinya mejadi kuat dan tidak mudah retak.
Selain Bale Tani, lumbung panen dan Berugaq Sekenam atau balai pertemuan juga dapat menjadi salah satu objek foto Anda. Bangunan ini digunakan untuk kepentingan publik seperti sunatan dan lainnya.
(Kurniawati Hasjanah)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.