Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

5 Kota Mati di Dunia, Ditinggal Penduduk Akibat Perang hingga Bencana Nuklir

Tim Litbang MPI , Jurnalis-Jum'at, 18 Maret 2022 |21:00 WIB
5 Kota Mati di Dunia, Ditinggal Penduduk Akibat Perang hingga Bencana Nuklir
Pripyat, salah satu kota mati di Ukraina (iStock)
A
A
A

Oradour-sur-Glane, Prancis

Oradour-sur-Glane adalah lokasi di mana kekejaman Perang Dunia II terjadi. Lokasinya sejauh 144 mil dari barat laut Limoges. Seluruh wilayah itu dibumihanguskan hingga rata dengan tanah.

Penduduknyadibunuh oleh pasukan Jerman, ditembaki dengan senapan, sementara wanita dan anak-anak dikurung di sebuah gereja lalu diledakkan bersamaan.

Hanya segelintir yang bisa menyelamatkan diri. Setelah peristiwa itu, Presiden Charles de Gaulle memerintahkan agar Oradour-sur-Glane dibiarkan sebagai peringatan atas kematian para korban. Masih terdapat sisa-sisa mobil, pagar, dan bangunan yang separuh hancur.

Ilustrasi

Pulau Hashima, Jepang

Pulau Hashima, atau dikenal sebagai Gunkanjima, terletak di lepas pantai Nagasaki, Jepang. Tadinya, pulau ini berpenghuni. Pada tahun 1887, berlangsung operasi penambangan bawah laut di pulau yang bisa menampung lebih dari 5.000 orang.

Hashima menjadi saksi bisu bagaimana Jepang mengomandoi kerja paksa pada ribuan orang Korea dan tahanan perang China. Lalu, saat tenaga batu bara beralih menjadi bensin, terjadi penurunan harga batu bara sehingga banyak tambang yang ditutup, salah satunya kawasan Hashima.

Jepang resmi menutup Hashima pada 1974. Beberapa kali Pulau Hashima dijadikan lokasi syuting film seperti James Bond: Skyfall dan Attack on Titan.

(Salman Mardira)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement