SELAMA pandemi Covid-19, gaya hidup masyarakat pun banyak mengalami perubahan terutama dalam gaya hidup. Gaya hidup hidup sehat pun semakin populer diterapkan, baik di rumah maupun di tempat umum.
Nah, salah satu kebiasaan yang mulai dilakukan adalah berkumur setelah sampai di rumah. Berkumur hingga gargle memang mampu menghilangkan sebagian besar kuman, bakteri dan virus yang ada di mulut.
Ketua Kelompok Studi Laring Faring Perhati-KL, dr. Arie Cahyono, Sp.T.H.T.K.L.(K) menjelaskan gargle merupakan cara untuk membersihkan kuman yang sudah masuk dari saluran pernapasan atas dan bersarang di tenggorok.
Metode ini bermanfaat untuk penurunan odds ratio demam pada anak, penurunan insidensi ISPA, menghilangkan halitosis dan sisa makanan, mengurangi nyeri hingga terbukti mencegah infeksi saluran napas atas akut.
"Sejak pandemi, masyarakat Indonesia sudah mulai mengenal gargle sebagai salah satu upaya menjaga kebersihan rongga mulut tapi masih banyak yang belum melakukannya secara benar dan rutin," ujar dr. Arie seperti dilansir dari Antara.
dr. Arie mengatakan, di Jepang terdapat panduan yang menganjurkan gargle sebagai salah satu cara pencegahan ketika terjadi pandemi influenza.
Gargle sendiri terdiri dari dua pilihan bahan, yang bersifat natural seperti air putih, air garam dan teh hijau. Sedangkan yang bahan antiseptik biasanya menggunakan Povidone Iodine (PVP-I).
PVP-I memberikan perlindungan ekstra dan dapat menjadi salah satu pilihan cairan gargle karena terbukti memiliki spektrum luas, termasuk untuk membunuh kuman penyebab penyakit di rongga mulut dan tenggorok.
Cairan antiseptik PVP-I memiliki aktivitas antiinfeksi terhadap bakteri, jamur, virus, termasuk Coronavirus. Efektivitas PVP-I dalam melawan Covid-19 telah banyak dibuktikan melalui berbagai studi.
Selain itu ber-gargle menggunakan PVP-I dapat digunakan untuk mengatasi gusi bengkak, sakit tenggorok, sariawan, bau mulut, dan nafas tidak segar. dr. Arie menerangkan bahwa PVP-I tidak menyebabkan iritasi atau kerusakan mukosa mulut.
"Masyarakat dianjurkan untuk ber-gargle dua kali sehari selama 30 detik sesuai kebutuhan seperti saat keluar rumah dan setelah bertemu orang lain," ujarnya.
Melakukan gargle bisa dengan cara 3T yaitu tuang, teguk dan tengadah. Pertama-tama, tuang cairan gargle sebanyak 15-20cc. Lalu teguk dan tahan cairan di kerongkongan. Tengadahkan kepala sejauh 45 derajat dan hembuskan napas selama 30 detik, kemudian buang.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.