Penyelenggara kampanye juga mendesak orang untuk memastikan penyewaan dioperasikan oleh individu dan bukan perusahaan. Warga New York City Anne Margaret Daniel melihat postingan Airbnb di media sosial dan langsung beraksi.
Selain itu, Airbnb juga berhenti beroperasi di Belarusia. Airbnb sebelumnya mengatakan menawarkan tempat tinggal sementara untuk 100.000 irang yang keluar dari Ukraina, melalui lembaga nirlaba mereka.
Sama seperti Airbnb, Booking Holdings Inc juga menghentikan kegiatan mereka di Belarusia.
"Setiap hari belalu, urgensi perang di Ukraina semakin meningkat, begitu jgua dengan kerumitan melakukan bisnis kawasan itu," kata CEO Booking, Glenn Fogel, melalui unggahan di LinkedIn.
(Kurniawati Hasjanah)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.