Bicara soal vaksinasi yang dipuji efektif oleh Prof Beri, Kementerian Kesehatan mencatat bahwa per 1 Maret 2022 cakupan vaksinasi dosis pertama sudah mencapai 190.976.872 (91,70%). Lalu, untuk penerima dosis kedua sudah di angka 144.505.941 (69,39%) dan vaksinasi booster sudah di angka 10.214.784 (4,90%).
Ahli Epidemiologi Griffith University Australia Dicky Budiman pun mengapresiasi vaksinasi di Indonesia yang begitu masif. Cakupan vaksinasi yang tinggi itu menjadi bukti nyata bahwa pemerintah sigap dalam memberikan perlindungan kesehatan untuk warganya.
Itu juga menjadi modal yang cukup baik Indonesia bisa bertahan di tengah pandemi Covid-19 yang sepertinya juga diprediksi belum bisa selesai dalam waktu dekat.
BACA JUGA:Pemerintah Tidak Akan Tergesa-gesa Putuskan Status Pandemi Covid-19 ke Endemi
"Cakupan vaksinasi yang tinggi bukan hanya 'prestasi' pemerintah, tetapi juga karena masyarakat yang ikut berperan aktif dalam upaya melawan pandemi," ungkapnya.
(Dyah Ratna Meta Novia)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.