Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Studi: Ngoyo Kejar Kebahagian Berdampak Buruk terhadap Psikologis

Intan Afika Nuur Aziizah , Jurnalis-Selasa, 01 Maret 2022 |07:00 WIB
Studi: <i>Ngoyo</i> Kejar Kebahagian Berdampak Buruk terhadap Psikologis
Terlalu kejar kebahagian berdampak buruk bagi psikologis (Foto: Timesofindia)
A
A
A

Meskipun tujuannya baik, untuk mengalami kegembiraan, tetap positif dan optimis, tetapi masyarakat juga harus merangkul pengalaman dan emosi yang sulit dalam kehidupan. Manusia tidak boleh tidak terus-menerus berusaha untuk menolak atau menyangkal sebuah masalah. Sebaliknya, mereka harus berbalik, menerima, dan tidak berpaling dari situasi tersebut.

“Mengakui bahwa menyangkal, menjaga jarak tidak membantu dalam resolusi. Sebaliknya, merangkul situasi dan mengakui apa yang terjadi pada Anda, emosi dan pikiran Anda, dan bagaimana hal itu mempengaruhi Anda sangat penting untuk dapat bergerak maju," kata Kamna Chibber.

Di samping itu, Kamna Chibber mengatakan bahwa mempertahankan sikap positif, mengenali ketidakkekalan pikiran, perasaan dan situasi adalah salah satu cara untuk menghargai kebaikan yang ada. Ini juga bisa membantu memelihara kebahagiaan serta kepuasan seseorang.

(Helmi Ade Saputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement