AUSTRALIA - Seorang anak laki-laki berusia 14 tahun tewas setelah disengat ubur-ubur kotak di Queensland, Australia.
Melansir The Guardian, Mark Angelo Ligmayo saat itu berada di pantai Eimeo bersama keluarganya pada hari Sabtu. Ayahnya, Nick Guinumtad, mengatakan bahwa putranya telah berdiri di air setinggi pinggang selama sekitar 10 menit, ketika dia terjerat tentakel ubur-ubur kotak.
Surf life saver bergegas untuk membantu Mark tetapi tidak dapat menyelamatkan nyawanya. Dia meninggal saat berada di rumah sakit Mackay Base.
“Sulit melihat putra Anda berjuang dan sekarat di depan Anda,” kata Guinumtad.

Juru bicara Surf Life Saving Queensland Jenny Rees mengatakan, para relawan penjaga pantai melakukan segala yang mereka bisa untuk menyelamatkan Mark.
“Mereka mengeluarkannya dari air dan dia memiliki banyak tentakel di sekitar kakinya, yang mereka cabut,” kata Rees kepada ABC.
“Banyak cuka diberikan dan CPR segera diberikan.”
Mark baru saja pindah ke Australia dari Filipina bersama ibu dan saudara perempuannya. Mereka seharusnya pindah pada awal 2020, tetapi kepindahan itu tertunda karena pandemi. Anak laki-laki itu berencana bersekolah di SMA Negeri Mackay bulan ini.
Ini adalah kematian kedua dari sengatan ubur-ubur kotak di Queensland dalam 16 tahun. Sebelumnya seorang anak laki-laki berusia 17 tahun meninggal karena sengatan di Patterson Point, dekat Bamaga pada Februari tahun lalu.
Ubur-ubur kotak (Chironex fleckeri) adalah hewan laut paling berbisa di dunia. Tentakel mereka, yang panjangnya hingga tiga meter, ditutupi dengan panah berisi racun yang disebut nematocysts.
Racun dapat menyebabkan rasa sakit yang parah dan meninggalkan bekas seperti cambuk. Tentakel sering menempel pada korban dan dapat dihilangkan dengan cuka. Sengatannya dapat menyebabkan kelumpuhan, serangan jantung, dan kematian dalam beberapa menit setelah disengat.
(Kurniawati Hasjanah)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.