Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Cara Mencegah Hipotensi Ortostatik: Gejala dan Faktor

Destriana Indria Pamungkas , Jurnalis-Selasa, 22 Februari 2022 |13:33 WIB
Cara Mencegah Hipotensi Ortostatik: Gejala dan Faktor
Hipotensi Ortostatik. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

ADA beberapa cara mencegah Hipotensi Ortostatik dan penjelasan mengenai gejala serta faktor penyebabnya akan dibahas pada artikel kali ini. Bagi Anda yang menderita Hipotensi Ortostatik wajib untuk menyimak penjelasannya.

Hipotensi Ortostatik merupakan sebuah kondisi yang disebakan oleh tekanan darah rendah dimana penderiata akan merasa pusing ketika beranjak dari posisi duduk atau berbaring. Kondisi ini biasanya tidak berlangsung lama, hanya beberapa menit saja. Namun, jika Anda mengalami kondisi ini dalam waktu yang cukup lama, mungkin adalah sebuah tAnda dari penyakit lain.

Gejala

Selain merasa pusing saat beranjak dari posisi tidur atau duduk akan merasa pusing, juga terdapat gejala lain dari Hipotensi Ortostatik. Gejala-gelajanya adalah sebagai berikut:

- Jantung berdegup lebih kencang

- Berkeringan dingin dan merasa linglung serta mual

- Badan terasa lemah dan bahkan dapat mengakibatkan pingsan

- Pandangan terasa berkunag-kunag

Gejala Hipotensi Ortostatik

Faktor

Setelah mengetahui tentang gejala yang akan terjadi apabila Anda mengidap Hipotensi Ortostatik, Anda juga perlu memahami tentang faktor ayang menyebabkan terjadinya gejala tersebut pada badan Anda, yakni:

- Wanita dan sudah aktif dalam hubungan seksual, gejala ini bisa saja sebagai pertanda bahwa Anda tengah hamil

- Berada terlalu lama pada lingkungan dengan suhu yang panas

- Terlalu banyak mengkonsumsi minuman beralkohol

- Tidak melakukan banyak aktifitas dalam kurun waktu yang cukup lama

Nah, setelah mengetahui mengenai gejala dan juga faktor penyebab Hipotensi Ortostatiik, lalu bagaimana dengan cara mencegah Hipotensi Ortostatik pada tubuh Anda? Ada beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk mencegah gejala Hipotensi Ortostatik yang terjadi pada tubuh Anda:

- Mengkonsumsi air putih sesuai saran, yaitu 2L per hari

- Menghindari minuman beralkohol

- Perbanyak konsumsi makanan bergizi dan garam, namun penggunaan garam tidak boleh berlebihan

- Menghindari tempat dengan suhu yang panas

- Jangan terburu-buru ketika beranjaka dari posisi tidur atau duduk

- Mengganjal kepala dengan bantal pada saat berbaring agar posisi kepala sedikit lebih tinggi dari posisi tubuh

Demikian penjelasan dari Okezone mengenai cara mencegah Hipotensi Ortostatik serta gejala dan faktornya. Semoga membantu.

(Martin Bagya Kertiyasa)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement