Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dukung Pariwisata, BMKG Pasang Alat Pemantau Cuaca di Bandara dan Pelabuhan Labuan Bajo

Antara , Jurnalis-Rabu, 16 Februari 2022 |03:04 WIB
Dukung Pariwisata, BMKG Pasang Alat Pemantau Cuaca di Bandara dan Pelabuhan Labuan Bajo
Alat pendeteksi tsunami di Manggarai Barat, NTT (Foto: Antara)
A
A
A

BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memasang tiga jenis alat di Bandara Internasional Komodo dan Pelabuhan Multipurpose Labuan Bajo di Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk memantau pergerakan angin dan cuaca.

"Tiga jenis alat akan terpasang bulan Maret tahun ini karena BMKG ingin memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dan wisatawan," kata Kepala Stasiun Meteorologi Komodo Manggarai Barat, Sti Nenotek.

Alat pertama yang akan terpasang nanti ialah Terminal Doppler Weather Radar (TDWR). Alat dengan spesifikasi khusus itu memiliki kemampuan untuk mendeteksi fenomena microbursts, gust front, dan wind shear. Alat tersebut dipastikan memberikan informasi terkait angin saat pesawat melakukan pendaratan maupun penerbangan.

Infografis Destinasi Super Prioritas

TDWR tersebut akan dilengkapi juga dengan Light Detection and Ranging (LIDAR) Wind Shear. Alat ini merupakan alat otomatis yang digunakan untuk mendeteksi wind shear dan turbulensi di sekitar Bandara Komodo untuk penerbangan dan pendaratan pesawat.

Sementara itu, satu alat lain akan terpasang di Pelabuhan Multipurpose Labuan Bajo yang disebut Marine Automatic Weather Station (MAWS).

Peralatan observasi ini ditempatkan di pelabuhan atau pantai untuk mengukur parameter meteorologi maritim seperti arah dan kecepatan angin, suhu udara, kelembapan udara, radiasi matahari, curah hujan, suhu permukaan laut, konduktivitas/salinitas, pH, dan muka air laut (MSL).

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement