KASUS Omicron naik lima kali lebih cepat dibandingkan Delta pada tahun lalu. Tapi kabar baiknya, nasal spray atau nose sanitizer mempercepat penyembuhan pasien Covid-19 saat ini.
Sebelum mengenal lebih jauh kegunaam nose sanitizer, Prof Tjandra Yoga memaparkan situasi Omicron yang kian mengancam. Dia mengatakan, di 2020 lalu, selama 1 tahun terdapat 90 juta kasus Covid-19. Sementara di musim Omicron, dalam 10 minggu saja sudah terdapat jumlah kasus sama, yakni 90 juta kasus
"Omicron kasus 5 kali lebih tinggi dari Delta. Kasus memang lebih ringan, Omicron 10-20 persen sedang ringan dan ada juga yg berat hingga menyebabkan kematian, walaupun presentasinya sangat kecil," ujarnya saat webinar Situasi Terkini Covid-18 dan Solusinya.
Menurut dia, kemungkinan infeksi ulang pada orang yang pernah terpapar Covid-19 bisa terjadi. Tetapi hal ini masih dalam penelitian lebih lanjut.
"Reinfeksi juga ada dan lebih sering terjadi, varian Omicron ini bisa menembus imunitas pada orang yang sudah pernah sakit, maka meski mencegah sakit lagi, tetap bisa sakit kalau gak ketat prokes," ucapnya.
Gejalanya, kata Prof Tjandra, juga lebih ringan. Paling banyak keluhannya yakni batuk kering, sakit tenggorokan, bahkan mengejutkannya orang yang mengeluh demam justru sedikit.
"Keluhan batuk kering sebanyak 68%, nyeri tenggorok 54%, pilek 27%, nyeri otot atau letih 60%, tapi demam justru sedikit yakni 18%," terang dia.
Meski begitu, kabar baiknya, mencegah risiko gejala yang parah ini. Nasal spray dari SaNOtize bisa mempercepat penyembuhan pasien Covid-19.
CSO & Co- Founder Sanotize Dr. Chris Miller, PhD, BA,RT mengatakan, Nitric Oxide (NO) awalnya didesain dan diteliti sebagai pencegahan terhadap flu. Sudah ada penelitian untuk virus-virus flu yang dilakukan oleh sanotize antara lain virus H1N1, HRV, RSV.
"Setelah pandemi Covid-19 ini, NO diujicobakan ke virus SARS-CoV-2 yang memberikan hasil mampu membunuh virus sars-cov-2 termasuk beberapa variannya yaitu Alpha beta gamma delta epsilon, dan sekarang sedang dalam proses pengujian varian Omicron."
"Dalam clinical trial nitric oxide ini aman dan bisa membunuh virus dalam waktu 24 jam. Fungsinya gak hanya Covid-19, tapi juga virus flu, jamur, antimikroba dan lainnya," kata Chris Miller.
Belum lama ini, nasal spray ini juga sudah dilakukan uji klinis fase 3 di India. Nose sanitizer ini mempercepat tingkat penyembuhan Covid-19 tidak hanya dari penyembuhan virusnya (virological cure) tetapi juga dari penyembuhan klinisnya (clinical cure).
Telah terbukti sifat anti-mikroba dengan efek virucidal langsung pada virus SARS-CoV-2. Saat disemprotkan di atas mukosa hidung bertindak sebagai penghalang dan pembunuh virus, pencegah inkubasi dan penyebaran virus ke paru-paru.
Menariknya, saat nose sanitizer disemprotkan pada pasien Covid-19 justru memperpendek kesembuhan. Yaitu pasien yang memakai spray ini sudah sembuh dalam waktu 4 hari dibandingkan dengan 8 hari pada kelompok plasebo (tidak diberikan).
Selain itu, nose sanitizer ini aman dan ditoleransi dengan baik oleh pasien. Tidak ada pasien yang mengalami efek samping sedang, berat, serius atau kematian dalam penelitian ini.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.