Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Siapa Saja Orang yang Boleh Melakukan Donor Mata?

Andin Danaryati , Jurnalis-Rabu, 09 Februari 2022 |15:00 WIB
Siapa Saja Orang yang Boleh Melakukan Donor Mata?
Tidak semua orang bisa melakukan donor mata (Foto Ilustrasi: Timesofindia)
A
A
A

DONOR mata atau transplantasi kornea sudah banyak dilakukan untuk membantu berbagai kondisi yang mengganggu pengelihatan. Baik pendonor maupun penerima donor harus memenuhi beberapa persyaratan agar dapat menjalani prosedur donor mata ini.

Terkait donor mata, ada beberapa pertanyaan mengenai bagaimana dan siapa saja yang dapat mendonorkan matanya. Berikut adalah beberapa di antaranya.

- Apakah mata minus bisa donor kornea?

Donor Mata

Sharita R Siregar, Ketua Lions Eye Bank Jakarta mengatakan bahwa kondisi mata minus pada pendonor boleh disumbangkan selama mendapatkan izin dari pendonor dan pihak keluarganya. Kondisi yang patut diperhatikan adalah ada atau tidaknya infeksi pada mata setelah pendonor meninggal dunia. Selain itu, kornea juga harus bening dan tidak memiliki bekas luka. Jika pada kornea pendonor ditemukan pembuluh darah, maka kornea tersebut tidak bisa ditransplantasi ke calon penerima.

BACA JUGA : Mengenal Donor Mata, Tindakan Transplantasi Kornea untuk Atasi Kebutaan

- Apakah bisa mendonorkan mata saat masih hidup?

Melansir situs University of Iowa Hospitals & Clinics, sebagian besar donasi kornea berasal dari orang yang sudah meninggal. Dalam keadaan yang sangat jarang, pendonor dapat mendonorkan matanya ketika masih hidup.

Contohnya pada pasien yang memiliki tumor okular di belakang mata mungkin dapat mendonorkan mata pada saat mata diangkat. Jika mata buta dan diangkat, tetapi sehat di bagian depan, kornea itu juga dapat digunakan. Namun, untuk saat ini Bank Mata Indonesia tidak menerima donor kornea dari orang yang masih hidup.

BACA JUGA : Syarat Donor Mata yang Harus Dipenuhi, Ahli Waris Pendonor Wajib Tahu!

- Apakah penderita glaukoma bisa menerima donor mata?

Orang dengan glaukoma memiliki kondisi mata di mana saraf optik mengalami kerusakan, biasanya karena tekanan di dalam mata yang terlalu tinggi. Kornea tidak terpengaruh oleh glaukoma, tetapi beberapa pasien akan memiliki glaukoma. Pasien-pasien tersebut mungkin memerlukan pembedahan untuk glaukoma dan pembedahan untuk kornea.

Glaukoma merupakan salah satu faktor yang merugikan transplantasi kornea, sehingga glaukoma harus dikontrol sebelum atau pada saat transplantasi kornea. Karenanya, penderita glaukoma tidak dianjurkan untuk mendonorkan matanya.

(Helmi Ade Saputra)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement