Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Vaksin Merah Putih Segera Uji Klinik ke Manusia, Juli Diprediksi Kantongi EUA!

Siska Permata Sari , Jurnalis-Senin, 07 Februari 2022 |18:18 WIB
Vaksin Merah Putih Segera Uji Klinik ke Manusia, Juli Diprediksi Kantongi EUA!
Vaksin Merah Putih segera uji klinis ke manusia (Foto Ilustrasi: Biospace)
A
A
A

KEPALA BPOM Penny Lukito mengatakan, Vaksin Merah Putih buatan anak bangsa telah melalui uji praklinik. Vaksin hasil kerja sama Universitas Airlangga (Unair) dan PT Biotis tersebut diharapkan segera mengantongi Emergency Use Authorization (EUA) di bulan Juli 2022.

Tentunya, Emergency Use Authorization (EUA) akan diterbitkan setelah vaksin Merah Putih melalui uji klinik fase 1 hingga 3. Penny menjelaskan, saat ini proses uji klinik tersebut sedang berlangsung.

Vaksin Merah Putih

“Sudah masuk ke dalam uji klinik fase pertama di bulan ini, dan secara adaptif melaju ke fase 2, dan April diharapkan masuk ke fase 3,” kata Penny Lukito dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi IX DPR RI secara virtual, Senin (7/2/2022).

Dia mengungkapkan, bila tidak ada kendala dalam uji klinik, maka EUA diharapkan dapat diberikan pada Juli 2022. “Harapannya kemudian, semuanya data baik, pada bulan Juli bisa diberikan Use Authorization, dan bisa produksi pada Agustus 2022,” ujarnya.

BACA JUGA : Vaksin Merah Putih Akhirnya Dapat Izin untuk Uji Klinik

Sampai saat ini, Penny menjelaskan, vaksin Merah Putih Unair-Biotis telah melewati uji praklinik, yang mana formulasi dan teorinya sudah memenuhi persyaratan. “Saya kira keyakinan besar sekali untuk memenuhi target Juli-Agustus bisa diproduksi,” tegas dia.

BACA JUGA : Pembuatan Vaksin Merah Putih Libatkan Banyak Pihak, Ini Kata Peneliti

Dia berharap, 2022 ini vaksin Merah Putih buatan anak bangsa benar-benar terwujud. Terlebih, vaksin tersebut segera memasuki uji klinik kepada manusia.

“Di 2022 itu suatu harapan besar sekali untuk bisa tercapai karena sudah melalui uji praklinik dan sudah menunjukkan aspek keamanan dan imugenitasnya dan sekarang masuk ke uji klinik dengan manusia, tentu aspek keamanan, efektivitas, efikasinya mudah-mudahan kita akan tunggu sesuai sequence waktu. Biasanya sih tidak ada masalah seharusnya,” kata Penny Lukito.

(Helmi Ade Saputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement