Selain infeksi Omicron tidak begitu berat, penyebab lain yang membuat Omicron mendominasi kasus Covid-19 di RI adalah testing yang dilakukan pemerintah dinilai Dicky kurang agresif. "Testing kita tidak agresif," sambungnya.
Dua alasan itu yang menurut Dicky membuat Omicron merajai kasus Covid-19 hingga saat ini. Terlebih, karakter Omicron yang bisa menginfeksi orang yang sudah divaksinasi menjadi ancaman bagi masyarakat, apalagi mereka yang tidak divaksin atau belum vaksin lengkap. "Omicron ini tetap menginfeksi orang yang sudah divaksin, apalagi yang belum vaksin lengkap atau tidak vaksin sama sekali," ungkapnya.
Dicky mengimbau kepada masyarakat untuk bersama-sama melindungi kelompok rentan seperti lansia dengan komorbid dan anak-anak, khususnya anak berusia di bawah 6 tahun. Sebab, kelompok tersebut akan sangat berbahaya jika terpapar Omicron.
"Untuk masyarakat yang belum vaksin 2 dosis, segerakan. Lansia usahakan untuk cepat dapat booster, dan untuk anak-anak lindungi mereka dengan divaksinasi jika sudah berusia 6 tahun ke atas, tapi untuk yang usia di bawah 6 tahun, pastikan orang sekitarnya sudah divaksin lengkap bahkan mendapatkan booster," saran Dicky.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.