VARIAN Omicron memang menjadi penyebab tingginya kasus positif Covid-19 di berbagai negara. Pasalnya, varian Omicron memang menjadi salah satu varian paling cepat menular dibandingkan varian lainnya.
Di Indonesia sendiri, data GISAID menunjukkan bahwa kasus Omicron mendominasi kasus Covid-19 secara keseluruhan, sebesar 98 persen. 2 persen lainnya disebabkan oleh varian Delta dan beberapa varian lainnya.
Ahli Epidemiologi Griffith University Australia Dicky Budiman pun mengatakan bahwa Omicron menjadi biang keladi dari naiknya kasus Covid-19 di Indonesia sekarang.
"Sangat jelas bahwa ini adalah satu fenomena yang menggambarkan kecepatan Omicron menginfeksi manusia," tegas Dicky Budiman saat diwawancarai MNC Portal, Rabu (2/2/2022).
Dalam satu bulan, kenaikan kasus mencapai 16 ribu kasus per 1 Februari 2022, dibandingkan 1 Januari yang mana kasus Covid-19 Indonesia masih di angka 174 kasus.
Dicky menjelaskan bahwa ada alasan khusus mengapa Omicron mendominasi kasus Covid-19 di Indonesia. Salah satunya karena karakteristik virus Omicron itu sendiri. "Mayoritas kasus Omicron itu tidak bergejala, ini yang membuat orang yang terpapar tidak pergi ke fasilitas kesehatan," papar Dicky.