Terkait dengan rencana tersebut, Wali Kota Eri menargetkan, semua konsep itu akan dilaksanakan pada tahun 2022. Bahkan, ia telah memiliki skema dan akan dilanjutkan dengan mengundang para investor, serta semua stakeholder yang di Kota Surabaya.
"Insya Allah tahun 2022 ini dan (perosotan tengah laut) iya. Saya harus memanfaatkan lahan yang ada dan memanggil investor untuk mengurangi pengangguran dan kemiskinan di Kota Surabaya, terutama saat COVID-19 seperti saat ini," katanya.
BACA JUGA: Jawa Barat Targetkan 36 Juta Kunjungan Wisatawan di 2022, Wisata Outdoor Jadi Andalan
Eri menambahkan, mengenai anggaran yang diperlukan, pihaknya masih menghitung besaran anggaran yang pasti. Namun, kata dia, pada rencana tahapan pembangunan perosotan dan lainnya bisa mencapai Rp25 miliar.
"Belum overdeck bentuknya seperti apa, lalu penahan ombak untuk standar perahu-perahu, Insya Allah di tahun ini akan saya lelangkan. Siapa yang mau investor, dengan syarat di depan, seperti masyarakat Surabaya harus 60 persen (bekerja di sana)," katanya.
(Salman Mardira)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.