Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pemkot Yogyakarta Jamin 1.800 PKL Tempati Lapak Strategis

Antara , Jurnalis-Sabtu, 29 Januari 2022 |00:06 WIB
Pemkot Yogyakarta Jamin 1.800 PKL Tempati Lapak Strategis
Teras Malioboro untuk lokasi PKL (dok ANTARA)
A
A
A

PEMERINTAH Kota Yogyakarta  akan menata 1.800 pedagang kaki lima (PKL) Malioboro di Teras Malioboro 1 atau eks Bioskop Indra dan Teras Malioboro 2 atau di lahan bekas Dinas Pariwisata DIY.

Semua lapak di lokasi cukup strategis.

“PKL Malioboro tidak perlu khawatir dengan lokasi lapak yang akan ditempati karena seluruh lokasi dinilai strategis dan sudah dilengkapi dengan akses yang baik,” kata Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi, Kamis (27/1/2022).

Heroe mengatakan jika dilihat dari lokasi penempatan, di lokasi manapan tidak akan masalah. Selain strategis juga cukup luas dan aksesnya juga bagus.

Di Teras Malioboro 2 bahkan disiapkan dua pintu yang akan menjadi akses masuk pengunjung atau wisatawan yaitu dari Jalan Malioboro dan dari Jalan Mataram.

Wisatawan yang datang dari arah utara bisa masuk ke Teras Malioboro 2 untuk belanja oleh-oleh atau souvenir, sedangkan wisatawan dari arah selatan bisa masuk ke Teras Malioboro 1.

“Jadi, tetap ada penjual oleh-oleh di Malioboro. Dengan terkumpul di suatu lokasi, justru akan memudahkan pembeli untuk berbelanja,” katanya.

Pemerintah daerah juga menyiapkan berbagai program untuk mengenalkan kedua lokasi penempatan sekaligus menarik minat wisatawan untuk datang dengan pentas seni dan budaya.

“Untuk beberapa waktu tertentu, akan disiapkan panggung seni dan budaya yang diharapkan dapat membantu meningkatkan keramaian,” katanya.

(Kurniawati Hasjanah)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement