"Kami akan lakukan percepatan vaksinasi, khususnya untuk lansia yang merupakan kelompok rawan dan juga anak-anak sebagai sumber penularan," kata Menkes Budi.
Di sisi lain, Ahli Epidemiologi Griffith University Australia Dicky Budiman menyarankan agar lansia segera mendapatkan vaksin Covid-19, baik itu dosis pertama, kedua, dan booster, mengingat mereka sangat rawan mengalami kondisi berat bahkan kematian akibat Covid-19.
Baca juga: Gawat! Kasus Omicron di Tanah Air Terus Naik Menjadi 1.396 Orang
"Saat ini vaksinasi lansia kurang lebih baru 30-40%, padahal mereka rawan. Vaksin booster saja masih kecil sekali angkanya. Untuk itu percepatan vaksinasi lansia perlu dilakukan karena kalau tidak mereka akan jadi korban berikutnya," terang Dicky.
(Dyah Ratna Meta Novia)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.