Sementara itu, pakar penyakit menular Johns Hopkins Johns Center for Health Security Amesh A. Adalja, MD menambahkan, ada kemungkinan seseorang juga mengontrak mendapatkan dua strain berganatian. Meskipun skenario ini mungkin lebih sulit didapat, karena kekebalan tubuh mulai berkembang setelah infeksi Covid-19.
Di sisi lain, Covid-19 bukan satu-satunya penyakit dengan kemungkinan hal ini dapat terjadi karena bisa terjadi dengan infeksi lain, termasuk flu.
Sebuah pembahasan pada tahun 2015 di Journal of Clinical Virology menyebutkan, koinfeksi influenza A/H3N2 dan influenza A/H1N1pdm09 terdeteksi pada anak laki-laki berusia 3 tahun di Kamboja pada tahun 2014.
Para penulis studi menyimpulkan, meskipun tidak jelas seberapa sering ini terjadi, pihak laboratorium tetap harus mempertimbangkan kemungkinannya selama pengawasan flu.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.