Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ribuan Pengendara Terjebak Lebih dari 30 Jam di Jalan Raya, Ini Penyebabnya

Andin Nurul Alifah , Jurnalis-Jum'at, 07 Januari 2022 |15:05 WIB
Ribuan Pengendara Terjebak Lebih dari 30 Jam di Jalan Raya, Ini Penyebabnya
Ilustrasi jalan (Freepik)
A
A
A

JAKARTA - Badai salju yang menghantam pesisir timur Amerika Serikat menyebabkan ribuan orang mengalami nasib apes.

Akibat tebalnya salju di jalanan, ribuan orang terjebak di jalan raya di Negara Bagian Virginia pada Selasa (4/1).

Jalan Raya Interstate 9, atau dikenal sebagai I-95, adalah jalan raya yang membentang 80 km dari utara ke selatan di Pesisir Timur AS.

Jalanan ini ditutup di dua arah dekat Fredricksburg, sekitar 89 km di selatan Washington DC, akibat tumpukan salju setebal 30 cm.

Melansir Reuters, lalu lintas di jalan raya tersebut terhenti pada Senin (3/1) pukul 8 malam. Hingga Selasa (4/1) pagi, kendaraan pribadi, truk, hingga truk trailer masih belum bergerak.

“Selamat pagi dari I-95 di Virginia, tempat saya terjebak di dalam mobil saya selama lebih dari 20 jam,” ujar seorang reporter CBS 4 Miami, Jim DeFede, lewat akun Twitternya.

AFP melaporkan, DeFede menjelaskan situasi jalan raya sebagai “lahan parkir beku tanpa adanya pergerakan.”

Ia menambahkan, tidak ada mobil patroli ataupun mobil derek yang melintas selama 12 jam. Suhu di lokasi mencapai minus 7 derajat celsius.

Ia mengatakan, mobilnya berhenti di wilayah Prince George County. Hingga akhirnya, tim pemadam kebakaran dan penyelamatan Virginia memandu mobilnya dan sejumlah kendaraan lain untuk putar balik ke pintu keluar yang baru saja dibuka.

Seorang senator AS dari Virginia, Tim Kaine, merupakan salah satu pengendara yang terjebak di I-95 dan harus bermalam di jalan raya yang dingin itu. Ia saat itu dalam perjalanan menuju Washington.

“Saya memulai perjalanan normal 2 jam saya ke DC pada pukul 1 siang kemarin. 19 jam kemudian, saya masih belum mendekati Capitol (Gedung Kongres AS),” tulis Kaine dalam cuitan Twitter pada Selasa pagi.

Menurut Gubernur Virginia, Ralph Northam, petugas keadaan darurat setempat tengah berupaya mengangkat pohon-pohon tumbang akibat badai, membantu penumpang, dan mengarahkan kendaraan mereka.

“Ini akan membutuhkan waktu yang cukup lama. Kami tengah mencoba membawakan air, penghangat. Jadi, kami melakukan segala yang kami bisa untuk memastikan mereka selamat dan juga membersihkan jalanan,” ujar Northam.

Sejumlah kelompok lokal dan para pengendara yang terjebak saling mencoba untuk membantu satu sama lain, seperti menawarkan makanan bagi yang tidak memiliki.

Kementerian Transportasi Virginia mengungkapkan, mereka sebelumnya belum pernah menyaksikan kekacauan seperti ini di I-95. Mereka tidak menyebutkan berapa banyak pengendara yang terdampak.

“Kami tahu banyak pelaku perjalanan yang terjebak di Interstate 95 di wilayah kita untuk periode waktu yang luar biasa dalam 24 jam terakhir. Dalam beberapa kasus, bahkan sejak Senin pagi,” ucap salah satu pejabat Kementerian, Marcie Parker.

“Ini tidak pernah terjadi sebelumnya, dan kami terus mencoba untuk menggerakkan truk-truk yang berhenti, untuk mengembalikan jalur-jalur," ujarnya.

(Kurniawati Hasjanah)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement