Atas peristiwa ini, Polisi menjelaskan, sosok pria tersebut mengamuk karena tidak bisa menunjukkan tiket kereta api.
Selain itu, polisi juga menyebut kalau pria tersebut sedang di bawah pengaruh minuman keras.
Adapun, Pemimpin partai oposisi VD Sateeshan mengecam tindakan polisi dengan menuduh bahwa mereka telah diperintah oleh orang-orang partai daripada pejabat polisi.
Pekan lalu, terdapat laporan menjelaskan, tim polisi negara bagian membuat botol minuman keras kosong milik orang asing yang dia beli dari gerai minuman keras milik negara bagian untuk perayaan Hari Tahun Baru.
Pemerintah negara bagian juga telah memerintahkan untuk segera menyelidiki kasus tersebut.
(Kurniawati Hasjanah)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.