PUSAT Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) menyatakan covid-19 varian omicron memiliki masa inkubasi yang lebih pendek dibanding delta dan varian lainnya. Hanya perlu tiga hari bagi orang yang terinfeksi omicron untuk menunjukkan gejala.
Dikutip dari Antara, Sabtu (1/1/2022), sebuah penelitian yang diterbitkan sebagai rilis awal untuk Morbidity and Mortality Weekly Report (MMWR) CDC pada awal pekan ini menyelidiki enam kasus dugaan infeksi covid-19 varian omicron yang semuanya dalam rumah tangga sama.
Baca juga: Studi: Dua Dosis Vaksin Sinovac Ditambah Booster Pfizer Kurang Ampuh Lawan Omicron

Sebagaimana dilaporkan laman Health, CDC menyatakan kecurigaan varian omicron muncul karena pasien yakni seorang pria berusia 48 tahun baru saja kembali dari Nigeria.
Setelah pengujian reverse transcription–polymerase chain reaction (RT-PCR) dan whole genome sequencin sampel, setiap anggota keluarga ditemukan terinfeksi varian omicron.
Baca juga: Ingin Terbebas dari Pandemi Covid-19 di Tahun 2022? Kemenkes Ungkap Syaratnya
Hanya satu anggota dalam rumah tangga yang divaksinasi lengkap; sisanya belum divaksinasi karena sebelumnya positif covid-19 atau gejala yang terkait dengan penyakit tersebut.
Melalui penyelidikan lebih lanjut, CDC dan Departemen Kesehatan Nebraska menentukan masa inkubasi rata-rata atau waktu rata-rata antara paparan dan timbulnya gejala yakni hanya 73 jam atau sekira tiga hari.
Menurut CDC, ini lebih pendek dari masa inkubasi sekira empat hari untuk varian delta, dan masa inkubasi sekitar lima hari untuk varian lainnya dari covid-19.
Baca juga: Ilmuwan Uji Dosis Tinggi Obat Deksametason ke Pasien Covid-19, Bisa Redakan Gejala Parah
Data CDC bukan satu-satunya informasi yang menunjukkan masa inkubasi yang lebih pendek untuk varian omicron. Menurut sebuah studi dari Institut Kesehatan Masyarakat Norwegia (NIPH), peserta pesta Natal yang diadakan di Oslo juga mengembangkan gejala covid-19 varian omicron dalam tiga hari.
Data menunjukkan bahwa dari 111 peserta pesta Natal yang sebagian besar divaksinasi lengkap, sebanyak 73 persen didiagnosis positif covid-19, dengan asumsi kebanyakan orang yang sakit terinfeksi varian omicron.
Baca juga: Viral Ibu Rawat Putrinya yang Sakit Sampai Bisa Berjalan Lagi, Netizen: Salut Banget
(Hantoro)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.