Lewat akun Twitter-nya, Kiko Iwasaki, salah satu penulis studi ini mengatakan jika merujuk pada hasil penelitian tersebut, ia menilai orang-orang yang menerima dua dosis CoronaVac produksi PT Sinovac itu mungkin membutuhkan dua dosis booster lagi agar bisa mencapai tingkat perlindungan yang diperlukan dalam melawan varian omicron.
Baca juga: Omicron Diperkirakan Bikin Kasus Covid-19 Melonjak, Risiko Meninggal Tak Meningkat
Sekadar informasi, menurut studi yang menganalisis sampel plasma dari 101 peserta di Republik Dominika, jika tanpa suntikan booster, dua dosis Vaksin Sinovac tidak menunjukkan netralisasi yang terdeteksi terhadap omicron.
Tidak hanya itu, berdasarkan penelitian yang digelar di Hong Kong pada pekan lalu didapati bahkan tiga dosis Vaksin Sinovac tidak menghasilkan respons antibodi yang cukup terhadap omicron. Ini harus ditingkatkan dengan suntikan booster dari Pfizer-BioNTech untuk mencapai tingkat perlindungan.
Baca juga: Waspada Omicron, Pakar Kesehatan: Ayo Kompak, Malam Tahun Baru 2022 di Rumah Saja!
(Hantoro)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.