SEORANG pramugari bertanggung jawab untuk melayani penumpang selama penerbangan. Tak hanya itu, pramugari juga memprioritaskan keselamatan dan kenyamanan penumpang di pesawat.
Bahkan, awak kabin dapat memberikan pelayanan yang lebih baik kepada mereka hingga meningkatkannya ke penerbangan kelas satu.
Namun, tentu saja itu tidak akan pernah terjadi jika penumpang mengatakan hal-hal tertentu kepada awak kabin. Lantas kalimat terlarang apa sajakah itu? Berikut perkataan yang sebaiknya dihindari oleh penumpang saat berbicara dengan pramugari.
Bertanya; "Di mana kita sekarang?"
Saat penerbangan berlangsung, ada baiknya untuk menghindari pertanyaan semacam ini. Tentu saja Anda akan berpikir ini hal yang umum dan wajar. Meski begitu, sebagian besar pramugari tidak memiliki rute yang ditetapkan, dan mungkin bukan penerbangan miliknya.
Mendengarkan pengumuman kapten memang cukup membosankan, tetapi dalam pemberitahuan itu biasanya memberi detail kecil seperti rute yang tepat yang telah diambil untuk sampai atau ke mana pergi selanjutnya.
Candaan tak lucu
Bercanda sebenarnya hal yang cukup menyenangkan, tetapi juga harus tahu tempat dan situasi. Alih-alih melayangkan pertanyaan lucu atau berguyon, bisa-bisa Anda berakhir di balik jeruji besi. Misalnya, melontarkan guyonan seraya mengaku membawa atau memiliki bom dalam penerbangan.
Baca juga: 4 Sumber Penghasilan Pramugari, Nomor Terakhir Kekinian Banget!

Hal itu sama sekali tidak lucu bagi pramugari, bahkan penumpang pesawat lainnya. Tidak hanya akan membuat Anda bermasalah dengan awak kabin dan sesama penumpang, tetapi juga bisa membuat masuk ke sel polisi.
Minta pramugari letakkan barang bawaan
Jika memang tidak dapat mengangkat barang bawaan sendiri, maka seharusnya tidak menganggapnya sebagai barang bawaan yang bisa diletakkan di kabin. Ini juga bukan merupakan tugas pramugari untuk mengangkat beban berat barang yang dibawa.
Dengan kata lain, dalam penerbangan sebisa mungkin membawa barang bawaan yang membuat nyaman dan aman sehingga tidak akan meminta pramugari untuk melakukan sesuatu yang membahayakan kesehatan mereka secara tidak perlu.
Mereka membiarkan saya "terakhir kali" terbang
Sebenarnya, pramugari tidak akan menganggap kata-kata itu dan tidak terlalu peduli dengannya. Meskipun dalam penerbangan terakhir penumpang dibiarkan merokok di toilet. Namun, penerbangan terakhir kalinya tentu berbeda dengan penerbangan yang tengah berlangsung. Awak kabinnya pun belum pasti adalah orang yang sama.
Mungkin menganggap aturan itu konyol dan menjengkelkan, tetapi dengan menegakkannya, pramugari hanya melakukan pekerjaannya.
Bisakah saya berdiri di sini sebentar?
Pramugari akan langsung menolak permintaan penumpang tersebut. Dan jawabannya adalah selalu pasti tidak. Selain sebagai sebuah tempat untuk kerja, galley juga menjadi tempat pramugari untuk beristirahat. Galley juga bukan tempat untuk berkeliaran sesuka penumpang.
Bisakah saya mendapatkan sesuatu yang lain untuk dimakan?
Bila terus bertanya ingin meningkatkan sesuatu seperti makanan atau minuman, ini tidak akan pernah terjadi. Tentu saja ini adalah Airbus bukan swalayan.

Apa yang kamu punya?
Penumpang yang menanyakan hal ini tentu akan membuat pramugari tidak nyaman. Pertanyaan itu melelahkan karena pramugari harus mengulang-ulang sepanjang hari, sementara dalam penerbangan tak hanya satu penumpang, bahkan kadang ratusan orang di pesawat.
Dalam pesawat, ada brosur atau majalah yang terletak di saku kursi. Penumpang sebaiknya melihat brosur tersebut. Atau mendengar pengumuman yang dibuat pramugari tentang rincian produk yang dimiliki.
(Rizka Diputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.