Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Libur Natal, Ini 7 Gereja Tua Bersejarah di Indonesia Buat Wisata Religi

Ratu Syra Quirinno , Jurnalis-Kamis, 23 Desember 2021 |15:00 WIB
Libur Natal, Ini 7 Gereja Tua Bersejarah di Indonesia Buat Wisata Religi
Gereja Katedral Jakarta (Foto trip.com)
A
A
A

HARI Raya Natal 2021 segera tiba. Libur Natal asyiknya dihabiskan bersama keluarga, kerabat, teman dan pasangan dengan berkumpul bersama atau piknik ke destinasi wisata favorit.

Bagi umat Kristiani bisa juga berwisata religi dengan mengunjungi gereja-gereja tua dan bersejarah yang tersebar di berbagai daerah. Berikut pilihannya :

1. Gereja Santa Maria de Fatima

Gereja ini berlokasi di Jalan Kemenangan III, Glodok, Taman Sari, Jakarta Barat. Gereja Santa Maria de Fatima atau dikenal juga dengan Gereja Ricci adalah salah satu gereja bersejarah di Indonesia.

Baca juga: Berusia Lebih 3 Abad, Gereja Sion Jadi Salah Satu yang Tertua di Asia

Gereja ini nampak seperti klenteng, karena gereja tertua dan bersejarah ini dibangun dengan arsitektur khas Fukien atau Tiongkok Selatan yang di dominasi ornament berwarna merah, kuning, dan emas.

 Gereja tempat ibadah umat Katholik ini dibangun pada abad ke-19 tahun 1954 oleh seorang kapten keturunan Tionghoa bermarga Tjioe. Nama gereja ini berasal dari cerita penampakan Bunda Maria kepada tiga anak gembala di Fatima, Portugal.

 ilustrasi

Gereja Katedral Jakarta (Okezone)

2. Gereja Ganjuran

Gereja ini berlokasi di Jalan Ganjuran, Sumbermulyo, Bantul, Yogyakarta. Gereja Hati Kudus Yesus atau lebih dikenal dengan Gereja Ganjuran ini merupakan gereja tertua di Bantul. Gereja ini didirikan pada tahun 1924 oleh keluarga Schmutzer yang mempunyai pabrik gula di wilayah tersebut.

Selain berusia tua, gereja ini menjadi sangat unik karena sekilas tampak seperti tempat ibadah umat Hindu dan memiliki arsitektur yang kental akan kebudayaan Jawa Hindu. Di sini terdapat berbagai relief yang mirip seperti relief Candi Borobudur, Gua Maria yang berarsitektur Jawa, dan Candi Hati Kudus Yesus.

3. Gereja Katedral Santo Petrus

Gereja ini berlokasi di Jalan Merdeka No.14, Babakan Ciamis, Bandung. Gereja Katedral Santo Petrus lebih dikenal dengan Gereja Katedral Bandung berada di jalan Merdeka Bandung. Gereja ini memiliki gaya arsitektur neo-Gothic akhir.

Baca juga: 4 Gereja Indah di Meksiko, Arsitekturnya Unik dan Bersejarah

Pembangunan gereja ini selesai pada tahun 1921, dirancang Charles Prosper Wolff Schoemaker dan diberi nama St Franciscus Regis. Sampai sekarang, gereja tertua ini masih aktif menjalankan kegiatan keagamaan.

4. Gereja Merah

Gereja ini berlokasi di Jl. KDP Slamet No.43, Kediri. Gereja yang dibangun pada awal abad ke-19, dengan gaya arsitektur Eropa. Gereja Protestan Barat (GPIB) atau Kerkeeraad Der Protestanche Te Kediri ini dibangun oleh JA Broers pada tahun 1904. Gereja Merah adalah satu-satunya gereja cagar budaya di Kediri.

 Awalnya bangunan gereja ini berwarna putih gading, namun saat dipugar pada tahun 2005, gereja ini dicat dengan warna merah dan sejak saat itu Gereja Protestan Barat (GPIB) lebih dikenal dengan Gereja Merah.

Di gereja ini terdapat kitab injil kuno berbahasa Belanda yang dibuat tahun 1867 dan koleksi empat buah gelas kuno yang terbuat dari bahan perunggu.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement