Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pria Mabuk Menggila di Stasiun, Habis Serang Penumpang Kereta Malah Jatuh ke Celah Peron

Salwa Izzati Khairana , Jurnalis-Kamis, 23 Desember 2021 |02:00 WIB
Pria Mabuk Menggila di Stasiun, Habis Serang Penumpang Kereta Malah Jatuh ke Celah Peron
Pria mabuk tejebak di celah peron stasiun bawah tanah (Daily Mail)
A
A
A

SEORANG pria yang mabuk terjebak di antara kereta bawah tanah Tube dan peron di stasiun bawah tanah London barat, Inggris, setelah mencoba untuk memulai perkelahian dengan penumpang lain.

Dalam video yang beredar, pria itu tampak mendekat ke salah satu penumpang dan meraihnya untuk berkelahi.

Baca juga:  Nekat Masuk Gerbong Kereta Bergerak, Wanita Hamil Nyaris Merenggang Nyawa

Mengutip dari Daily Mail, insiden itu terjadi di Stasiun Bawah Tanah Osterley pada Jumat 17 Desember 2021 sekitar pukul 17.46 waktu setempat.

Klip berdurasi 41 detik itu menunjukkan pria itu melompat ke udara, tanpa sengaja menginjakkan kakinya tepat di celah antara kereta dan peron.

Dia jatuh ke arah rel setinggi pinggangnya dan tampak tergelincir lebih jauh sampai dia dibantu keluar.

Baca juga:  Wanita Ini Jadi Korban Pelecehan Seksual di Stasiun Kereta, Rok Diangkat hingga Syok

Di titik lain, dia terlihat berguling melalui pintu kereta yang terbuka dan masuk ke dalam kereta. Ketika pria itu terjebak di antara kereta dan peron, seorang petugas yang mengenakan jaket oranye berlari untuk membantunya.

Petugas kemudian dipanggil menyusul laporan serangan di stasiun. Seorang pria berusia 33 tahun ditangkap karena dicurigai melakukan penyerangan dan mabuk serta perilakunya yang tidak tertib.

Dia telah dibebaskan dengan jaminan polisi sambil menunggu penyelidikan lebih lanjut.

(Salman Mardira)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement