Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tak Ada Penyekatan, Penumpang Bus di Malang Alami Lonjakan Jelang Libur Nataru

Avirista Midaada , Jurnalis-Rabu, 22 Desember 2021 |20:07 WIB
Tak Ada Penyekatan, Penumpang Bus di Malang Alami Lonjakan Jelang Libur Nataru
Situasi Terminal Arjosari Malang (dok MPI/Avirista Midaada)
A
A
A

KOTA MALANG - Situasi pandemi Covid-19 tak membuat pergerakan masyarakat di Malang menggunakan bus turun. Bahkan menjelang libur akhir tahun, aktivitas pergerakan penumpang di Terminal Arjosari Malang mengalami lonjakan.

Terpantau pada Rabu malam (22/12/2021), terlihat masih stabil. Hal ini dikarenakan beberapa bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) biasanya tiba dan berangkat ke tujuan masing-masing, pada siang hari. Namun penumpang untuk tujuan ke Surabaya dan beberapa kota di Jawa Timur, memang mulai terlihat.

Pengawas Lapangan Terminal Arjosari Malang Purnomo menyebutkan, kenaikan sebanyak 25 persen terjadi selama dua hari terakhir ini. Dimana mobilitas warga Malang terjadi untuk perjalanan ke luar provinsi menggunakan bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP). Namun untuk perjalanan dengan bus di dalam provinsi Jawa Timur, masih stabil dan belum mengalami peningkatan.

"AKAP tujuannya ke Jawa Tengah, ada juga yang ke Jawa Barat, meliputi Jakarta, Bandung, Tangerang dan Bekasi,awa Tengah Solo dan Semarang," ucap Purnomo ditemui di Terminal Arjosari Malang, pada Selasa (21/12/2021).

Saat ini dari Terminal Arjosari Malang sebanyak 38 - 42 unit armada bus AKAP berangkat, dengan total penumpang mencapai 300 penumpang setiap harinya.

"Bus AKDP sekitar lebih dari 200, untuk AKAP per hari lebih dari 300 orang penumpang. Sebelumnya masih di bawah 200, AKDP (jumlah penumpang) 600 orang per hari," ungkapnya.

Dengan jumlah tersebut, disebutkan Purnomo, belum terjadi kepadatan dan penumpukan penumpang berarti di Terminal Arjosari, kendati sebenarnya mengalami tren kenaikan. Namun pihaknya telah berkoordinasi dengan masing-masing perusahaan otobus (PO) untuk mengantisipasi lonjakan di masa libur natal dan tahun baru, yang biasanya terjadi.

"itu jarang terjadi. Tapi tidak tahu kalau menjelang tanggal 25 Desember hingga tanggal 1 Januari, kita juga akan antisipasi, barangkali ada penumpukan kita juga akan koordinasi dengan PO untuk penambahan armada. Saat ini belum ada informasi penambahan armada dari PO untuk persiapan tambahan," katanya.

Sementara itu, Wakapolresta Malang Kota AKBP Deny Heryanto mengungkapkan, dari hasil peninjauan ke Terminal Arjosari diakui ada lonjakan penumpang jelang libur natal dan tahun baru.

"Terutama dari Kota Malang menuju luar daerah, ini dibuktikan dengan angkutan AKAP yang sudah mulai operasional, termasuk yang angkutan rutin lokal antara Malang-Surabaya juga ada peningkatan. Ini berarti masyarakat terutama pelajar atau mahasiswa yang akan pulang kampung, sudah mulai menggunakan terminal Arjosari," ungkap Deny Heryanto.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement