Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pria Disebut Lebih Banyak yang Meninggal Akibat Covid-19, Ini Penyebabnya

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Selasa, 21 Desember 2021 |18:36 WIB
Pria Disebut Lebih Banyak yang Meninggal Akibat Covid-19, Ini Penyebabnya
Pria terinfeksi Covid-19 (Foto: American chemical society)
A
A
A

KEMATIAN akibat Covid-19 masih terjadi hingga sekarang, termasuk juga di Indonesia. Tapi, ada hal menarik yang dikeluarkan oleh Amerika Serikat soal angka kematian akibat Covid-19.

Ya, berdasar data Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), pria lebih banyak yang meninggal dunia akibat Covid-19 dibandingkan perempuan.

 pasien Covid-19

Bahkan, di New York angkanya sangat 'jomplang' yaitu 57,5 kasus kematian itu berjenis kelamin pria.

Terkait hal ini, beberapa ahli punya pandangan salah satunya dikaitkan dengan gaya hidup pasien laki-laki sebelum meninggal dunia. Para ahli mengatakan bahwa gaya hidup laki-laki kebanyakan kurang sehat dan malas mencari perawatan medis saat sakit.

"Pria lebih banyak yang meninggal kemungkinan besar cerminan dari faktor gaya hidup sebelum sakit, seperti merokok dan minum alkohol," kata Ahli Epidemiologi dari Sekolah Kesehatan Masyarakat Mailman Universitas Columbia, dr Jessica Justman.

"Nah, perempuan itu lebih mau ke dokter daripada laki-laki," tambahnya.

Selain itu, kata dr Justman, ada kemungkinan juga bahwa perempuan lebih berani mengutarakan keluhan atau gejala Covid-19 yang dirasakan pada tahap awal, dibandingkan pria yang lebih banyak yang tidak mau merasakan gejala yang muncul.

Artinya, jika seorang pria terpapar Covid-19, pria kebanyakan menunggu sampai gejalanya sangat parah baru mau berobat ke dokter. Ini yang memungkinkan mereka memerlukan perawatan lebih serius, padahal bisa ditangani sejak awal jika gejala ringan sudah dirasakan.

Faktor lain yang berkontribusi terhadap kematian pria yang lebih tinggi juga efek vaksinasi yang tidak sebanyak perempuan. Menurut data CDC, 62,9 persen wanita Amerika divaksinasi dosis lengkap, sedangkan 58,7 persen pria.

 Baca juga: Kasus Positif Covid-19 Bertambah 216 Sehari, DKI Tertinggi

Selain itu semua, beberapa faktor yang menentukan pria lebih banyak meninggal dunia akibat Covid-19 adalah alasan biologis dan hormonal. Ya, tubuh laki-laki terbukti memiliki lebih banyak reseptor Covid-19 dibandingkan perempuan.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement