Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sandiaga: 30.000 Wisatawan Datang ke Bali Per Hari Mulai Minggu Ini

Siska Permata Sari , Jurnalis-Selasa, 21 Desember 2021 |05:25 WIB
Sandiaga: 30.000 Wisatawan Datang ke Bali Per Hari Mulai Minggu Ini
Menparekraf Sandiaga Uno (Instagram @sandiuno)
A
A
A

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, Bali menjadi destinasi favorit masyarakat Indonesia mengisi libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022. Puluhan ribu wisatawan nusantara diprediksi berkunjung ke Pulau Dewata jelang akhir tahun.

“Bali sebagai destinasi favorit bersiap-siap untuk peningkatan kunjungan seiring dengan adanya perayaan Natal dan Tahun Baru,” kata Sandiaga Uno dalam Weekly Press Briefing 2021 di Gedung Sapta Pesona, Jakarta Pusat, Senin (20/12/2021).

Baca juga:  Mengenal Sejarah Tari Kecak Bali yang Mendunia dan Filosofi di Baliknya

Dia mengatakan, untuk saat ini saja sudah sekira 25 ribu wisatawan yang masuk ke Bali melalui jalur darat dan udara.

“Berdasarkan data yang kami dapatkan dari Bali, prediksinya sekitar 30 ribu wisatawan Nusantara datang ke Pulau Dewata per hari mulai Minggu ini,” ujarnya.

 

Bukan tanpa alasan, Sandiaga Uno mengungkap ada hal-hal yang membuat Bali dilirik wisatawan, selain karena destinasi-destinasi indahnya.

“Ini dipicu karena vaksinasi di Bali sudah ada di level tinggi dan protokol kesehatan yang semakin membaik dengan integrasi dan kepatuhan PeduliLindungi yang semakin terpantau,” kata dia.

 Baca juga: Sandiaga Ungkap 3 Penyesuaian agar Turis Asing Tertarik ke Bali, Apa Itu?

Dengan semakin tingginya wisatawan yang datang ke Bali, Sandiaga pun terus menggalakkan pariwisata yang menerapkan CHSE. Seperti kita ketahui, CHSE program Kemenparekraf terkait penerapan protokol kesehatan untuk industri pariwisata yang meliputi Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keamanan), dan Environment Sustainability (Kelestarian Lingkungan).

“Dari tahun 2020 sampai 2021 sudah ada sekitar 12 ribu usaha pariwisata dan ekonomi kreatif (di Indonesia) yang tersertifikasi CHSE, dan ini akan terus kita lakukan di tahun 2022,” ujarnya.

Sandiaga juga mengimbau agar masyarakat tidak liburan dulu ke luar negeri, karena varian baru Covid-19 omicron sedang merebak di sejumlah negara.

“Ini bukan lagi imbauan tapi arahan, untuk yang akan melakukan perjalanan luar negeri, sebaiknya dibatalkan karena omicron ini sudah mencapai 37 ribu di Inggris,” kata Sandiaga.

“Jika tidak ada keperluan yang mendesak dan super penting, maka rekomendasinya tidak melakukan perjalanan ke luar negeri.”

 Ilustrasi

Jika ingin berwisata, lanjut Sandiaga, maka lebih baik di Indonesia saja. “Untuk yang akan melakukan kegiatan wisata maupun ekonomi kreatif, tentunya disarankan di Indonesia saja,” katanya.

Pemerintah bahkan berencana menambah durasi karantina pelaku perjalanan dari luar negeri hingga 14 hari untuk mengantisipasi omicron.

Tapi, sejumlah pihak mengkritik sistem karantina yang diberlakukan pemerintah yang dinilai pilih kasih, serta adanya indikasi memaksa penumpang pesawat dari luar negeri bayar mahal hotel untuk karantina mandiri.

(Salman Mardira)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement