Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sandiaga Ungkap 3 Penyesuaian agar Turis Asing Tertarik ke Bali, Apa Itu?

Novie Fauziah , Jurnalis-Minggu, 19 Desember 2021 |11:04 WIB
Sandiaga Ungkap 3 Penyesuaian agar Turis Asing Tertarik ke Bali, Apa Itu?
Menparekraf RI, Sandiaga Salahuddin Uno (Foto: Dok. Kemenparekraf)
A
A
A

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno tengah melakukan evaluasi keadaan pariwisata dan ekonomi kreatif di Bali bersama Gubernur Bali, I Wayan Koster, dan Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati alias Cok Ace.

Sandiaga menuturkan, dalam pertemuan tersebut pihaknya dan Pemda Bali membahas langkah-langkah pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) sehingga perekonomian Bali dapat kembali bangkit dengan terbukanya lapangan kerja.

"Terutama (penyesuaian) berkaitan dengan visa, penerbangan langsung (ke Bali) dan karantina fleksibel. (Turut dibahas bvaluasi pemilihan negara serta terkait usulan Bali sebagai bandara penerima karantina dan perjalanan luar negeri," kata Sandi dalam keterangan resminya.

Menurut dia, hasil pertemuan tersebut akan dibahas lebih lanjut dalam rapat terbatas dengan kementerian dan lembaga terkait yang hasilnya akan dilaporkan ke Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang akan direncakanan pada awal tahun setelah Natal dan tahun baru.

Baca juga: Kunjungan ke Desa Wisata Naik 30 Persen, Begini Reaksi Menparekraf Sandiaga Uno

"Kami akan melakukan rakor (rapat koordinasi) yang membahas khusus (pemulihan Bali)," tambahnya.

Dikatakannya, rakor dilaksanakan sebagai upaya untuk menyusun strategi pemulihan Bali yang terdampak pandemi Covid-19.

Sehingga, perekonomian Bali dapat kembali bangkit, lapangan kerja terbuka lebar dan hasilnya dapat dipertimbangkan untuk menyusun kebijakan dan program yang tepat manfaat, tepat sasaran dan tepat waktu.

Apalagi para wisatawan mancanegara asal Eropa dan Australia memiliki minat yang tinggi untuk berkunjung ke Pulau Dewata. Selain itu lanjut Sandi, Bali juga menjadi lokasi utama pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 pada 2022 mendatang.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement