KESEHATAN masyarakat perlu mendapatkan perlindungan. Oleh karena itu, masyarakat perlu diberi pengetahuan soal bahaya senyawa Bisphenol A (BPA) pada kemasan pangan.
Berbagai pihak terus mendorong Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) RI untuk melakukan pelabelan BPA dalam kemasan pangan.

Ketua Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) Nia Umar meminta semua pihak terlibat dalam sosialisasi tentang resiko BPA. Ini untuk melindungi kesehatan masyarakat termasuk bayi yang sering memakai botol susu.
Deputi Bidang Pengawasan Pangan Olahan, Badan POM, Dra. Rita Endang mengatakan, Badan POM saat ini masih terus mereview standar dan peraturan bersama dengan pakar air, pakar polimer plastik, dan pakar keamanan pangan dan Kementerian/Lembaga terkait, termasuk standar kemasan dan label AMDK.