Byron Crape, seorang profesor dari Universitas Nazarbayev di Kazakhstan, menjelaskan, penyebab wabah tertidur itu lantaran kandungan uranium yang tidak terpakai yang melepaskan bahan kimia. Kandungan ini kemudian masuk ke pompa air bawah tanah.
Karena kebiasaan tidur mereka yang aneh ini, penduduk desa Kalachi telah berkali-kali diteliti. Laporan lain menyebutkan, sejumlah ahli dari berbagi disiplin ilmu telah melakukan pemeriksaan dan pengujian sebanyak 7.000 kali pada tanah, air, udara, sampel darah penduduk desa, kuku, rambut. Sayangnya, sejauh ini belum ada penjelasan yang signifikan.
Penduduk setempat berasumsi jika mereka merupakan korban uji coba rahasia pemerintahnya. Ada juga yang menyebut penyakit ini berasa dari luar Bumi. Sejauh ini, situasi di desa berisi 120 keluarga tersebut tampaknya terkendali karena tidak ada kelainan medis yang dilaporkan.
(Kurniawati Hasjanah)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.