Jalur Gunung Ayek-Ayek
Selanjutnya Anda bisa memilih jalur gunung Ayek-ayek untuk menuju Mahameru. Jika Anda memilih jalur ini waktu tempuhnya memang relatif singkat, akan tetapi trekingnya lebih menantang.
Di sepanjang jalan atau jalur melalui gunung Ayek-ayek ini cukup curam dan terjal. Biasanya jalur ini diapakai oleh para pendaki lokal, atau pendaki profesional.
Jika Anda memilih jalur Gunung Ayek-ayek, bisa dimulai dari desa Ranu Pane perjalanan, kemudian melintasi kebun sayuran penduduk yang berupa tanaman bawang dan kol (kubis). Setelah itu, Anda akan melintasi kawasan hutan yang dipenuhi oleh pepohonan cemara dengan jalur yang agak curam dan terjal.
Jalur yang terjal dan curam, perjalanan Anda akan terhibur dengan pemandangan yang memesona, lho. Anda akan melihat pemandangan Desa Ranu Pane, Desa Ngadas, ataupun dinding Gunung Tengger yang mengelilingi Bromo. Rasa lelah Anda sedikit demi sedikit akan terobati.
Kemudian setelah Anda melintasi tanjakan cukup curam, tapi pemandangannya indah, lalu Anda akan melintasi celah-celah gunung yang agak licin serta berbatu-batu. Nah di sini para pendaki harus lebih berhati-hati, karena akan menyusuri sisi gunung Ayek-ayek yang agak melingkar ke arah kanan.
Setelah Anda melewati tebing terjal yang menegangkan itu, pendaki akan tiba di tempat yang sedikit datar. Di sinilah, terdapat hamparan cukup luas, di mana celah pertemuan dua gunung.
Kemudian, perjalanan pendakian gunung Semeru jalur Ayek-Ayek akan dilanjutkan dengan menyusuri tebing terjal lagi. Namun berbeda dengan sebelumnya. Jalur yang akan dilewati para pendaki agak melingkar ke arah kiri. Jalur terjal yang ini, kemungkinan akan menghabiskan waktu kira-kira 30 menit, bahkan bisa lebih.
(Rizka Diputra)