Saat ini Swaminathan berhati-hati tentang perlunya meningkatkan vaksin covid-19 yang ada. Ia mencatat bahwa booster dari suntikan yang ada mungkin cukup untuk melawan varian omicron.
"Ada kemungkinan bahwa vaksin akan bekerja. Mungkin pada awalnya Anda memerlukan dosis ekstra untuk meningkatkan respons kekebalan," katanya.
Baca juga: Lezatnya Nasi Campur Sinamin Khas Karangasem, Sudah Ada sejak Zaman Jepang
Ia menambahkan, kelompok penasihat teknis WHO sedang mencoba mencari tahu apakah jenis vaksin baru diperlukan untuk melawan omicron.
Berbicara kepada Reuters Next, CEO BioNTech Ugur Sahin mengatakan perusahaannya akan dapat mengadaptasi vaksin secara relatif cepat untuk menghadapi varian omicron. Sebab dalam beberapa pekan ke depan akan terlihat betapa mendesaknya vaksin ini diperlukan.
"Saya percaya pada prinsipnya pada titik waktu tertentu kita akan membutuhkan vaksin baru untuk melawan varian baru ini," ucap Sahin.
Baca juga: Cegah Varian Omicron, Dokter Tekankan Pentingnya Karantina dan Prokes Ketat
Terkait perlunya booster vaksin tahunan, Swaminathan mengatakan bahwa saat ini WHO sedang mempersiapkan semua skenario untuk menghadapi pandemi covid-19.
"Ini dapat mencakup dosis tambahan, terutama di antara beberapa kelompok umur atau bagian populasi yang rentan. Namun, infeksi alami bertindak sebagai pendorong," pungkasnya.
(Hantoro)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.