Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mandalika Cocok Jadi Venue Wisata Olahraga, Kemenparekraf Singgung Kehadiran Sirkuit Internasional

Antara , Jurnalis-Kamis, 02 Desember 2021 |20:03 WIB
Mandalika Cocok Jadi <i>Venue</i> Wisata Olahraga, Kemenparekraf Singgung Kehadiran Sirkuit Internasional
Sirkuit Mandalika di Lombok Tengah, NTB (Foto: Instagram/@zulkieflimansyah)
A
A
A

KEMENTERIAN Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menggaungkan kawasan Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB) sebagai lokasi wisata olahraga dan ekonomi kreatif pada konferensi internasional bertajuk 'Mandalika Infinity Experiences of Nature and Sport Tourism'.

Deputi Bidang Produksi Wisata dan Penyelenggara Kegiatan Kemenparekraf, Rizki Handayani mengatakan, NTB telah dikenal sejak lama sebagai salah satu destinasi sport tourism melalui Gunung Rinjani sebagai destinasi favorit untuk para pendaki dari kelompok ekspatriat.

"Sport tourism ini telah menjadi sport event dengan adanya Pertamina Mandalika International Street Circuit di Kabupaten Lombok Tengah," ujarnya dalam keterangan tertulis.

Baca juga: 6 Fakta Unik Mandalika, Destinasi Super Prioritas Tuan Rumah WSBK 2021 dan MotoGP 2022

Infografis Makanan Khas Lombok

Menurutnya, keberadaan Pertamina Mandalika International Street Circuit momentum besar yang dimiliki oleh NTB sehingga harus segera membuat lompatan besar terutama bagi UMKM dan ekraf di NTB, sehingga dampak dari perkembangan pariwisata NTB dapat dirasakan semua pihak.

Konferensi internasional bertajuk 'Mandalika Infinity Experiences of Nature and Sport Tourism' ini dibuka Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno secara hybrid, yang offline-nya di kawasan Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah.

Lombok menjadi kota ketiga tempat penyelenggaraan konferensi oleh Kemenparekraf, di mana sebelumnya telah diselenggarakan di Jawa Tengah dan Sumatera Utara.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement