JAKARTA - Mata air Fosse Dionne di Kota Tonnerre, Burgundy, Prancis seringkali menarik perhatian pengunjung. Hal ini lantaran tak ada orang yang mengetahui asal sumber air tersebut.
Melansir Oddity Central, misteriusnya mata air Fosse Dionne kian menarik karena tak ada yang pernah bisa mencapai dasar sumur tersebut.
Baca Juga:
Tragis, Korea Utara Tembak Mati Pelajar yang Edarkan Drama Squid Game
Kisah Bayi 1 Tahun Punya Penghasilan Rp14 Juta per Bulan Berkat Traveling
Pada tahun 1974, dua penyelam profesional turun ke lorong sempit bebatuan kapur Fosse Dionne untuk menemukan sumber mata air.
Mereka menemukan ujungnya, tapi tidak mampu menavigasi jurang yang meruncing dengan benar dan membuatnya meninggal.
Kemudian pada 1996, kota Tonnerre menyewa penyelam lain untuk mencapai dasar, tetapi malah meninggal.
Sampai hari ini, tidak ada yang bisa mencapai sumber mata air Fosse Dionne. Tahun lalu, wali kota Tonnerre menyewa penyelam profesional Pierre-Éric Deseigne untuk akhirnya memecahkan misteri tersebut.
Konon, sumur itu telah memuntahkan air dengan debit sekitar 311 liter per debit. Debit air ini bisa meningkat menjadi 3 ribu liter per detik dalam kondisi hujan.
Bangsa Romawi menggunakan sumber mata air ini untuk minum, sementara bangsa Celtic menganggap mata air ini adalah suci. Selain itu Prancis juga pernah menggunakan tempat ini sebagai pemandian umum pada 1700-an.
(Kurniawati Hasjanah)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.