Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

15 Oleh-oleh Khas Batam yang Bisa Diborong

Novie Fauziah , Jurnalis-Minggu, 21 November 2021 |11:10 WIB
15 Oleh-oleh Khas Batam yang Bisa Diborong
Ilustrasi Batam (dok Freepik)
A
A
A

6. Luti Gendang

Luti Gendang merupakan roti khas Batam yang berbentuk oval atau lonjong memanjang. Memiliki tekstur luar roti yang renyah dan lembut di bagian dalamnya serta isinya terasa gurih.

Luti sendiri dalam bahasa Melayu berarti roti, berbahan dasar tepung berisikan abon ayam atau abon ikan tuna yang telah dicampur dan dibumbui dengan.

7. Keripik Kari

Camilan ini bisa dikonsumsi secara langsung atau di santap dengan tambahan nasi dengan sayur berkuah. Rasanya gurih dan cocok sebagai makanan pendamping ataupun camilan.

Keripik kari menggunakan resep dan rempah khusus sehingga menghasilkan cita rasa yang tidak bisa Anda temukan di kota lainnya.

8. Teh Bunga Rosella

Bahan dasarnya terbuat dari bunga rosella yang harum dan sudah dikeringkan.

Walaupun bisa Anda temukan di daerah lain, namun rosella dari Batam memiliki rasa yang khas, dengan warna merah yang memikat.

9. Layer Cake

Layer cake merupakan nama lain dari kue lapis, jajanan tradisional yang bisa Anda temukan di berbagai sudut kota Batam.

Meskipun Anda dapat menemukan berbagai jenis kue lapis di beberapa kota di Indonesia, namun kue lapis khas Batam ini memilik varian rasa yang jauh lebih banyak seperti nanas, cinnamon, pandan, coklat, moka, hingga keju.

10. Kek Buah Naga

Setelah mencicipi stik buah naga, kali ini Anda bisa mencoba kek (cake) buah naga. Dilihat dari warnanya saja sudah menggugah selera.

Buah naga yang digunakan untuk membuat kue merupakan buah naga khas Batam yang dibawa langsung dari kota Balerang. Sehingga kesegaran dan cita rasa buahnya tetap terjaga.

Perpaduan kue bolu, diberi karamel, potongan buah dan selai naga akan memberikan sensasi tersendiri saat mengunyahnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement