Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kasus Covid-19 di Eropa Melonjak, Pil Merck Didukung untuk Penggunaan Darurat

Hasyim Ashari , Jurnalis-Sabtu, 20 November 2021 |13:24 WIB
Kasus Covid-19 di Eropa Melonjak, Pil Merck Didukung untuk Penggunaan Darurat
Ilustrasi obat untuk penanganan pasien covid-19. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

Namun, menurut laporan pil Merck tidak boleh digunakan oleh wanita hamil atau wanita yang tidak menggunakan kontrasepsi dan bisa hamil. Hal itu dikarenakan dapat berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan janin.

"Rekomendasi ini diberikan karena penelitian laboratorium pada hewan telah menunjukkan bahwa dosis tinggi (pil Merck) dapat berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan janin," tambahnya.

Baca juga: Viral Pernikahan Lansia Usia 54 dan 61 Tahun, Netizen: Definisi Cinta yang Tulus 

Pil harus diberikan sesegera mungkin setelah gejala covid-19 mulai muncul, paling lambat dalam waktu lima hari. Kemudian harus diambil selama lima hari.

Pengawas yang berbasis di Amsterdam ini mengatakan pihaknya berharap memutuskan persetujuan resmi untuk pil Merck, yang juga dikenal sebagai molnupiravir, pada akhir tahun ini.

Baca juga: 5 Khasiat Luar Biasa Ikan Lele untuk Kesehatan, Bisa Cegah Stroke Lho 

(Hantoro)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement