Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Apakah Vaksin Booster Covid-19 Perlu Dilakukan Tiap Tahun? Prof Beri Ibaratkan Vaksin Hepatitis B

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Jum'at, 19 November 2021 |12:04 WIB
Apakah Vaksin Booster Covid-19 Perlu Dilakukan Tiap Tahun? Prof Beri Ibaratkan Vaksin Hepatitis B
Ilustrasi Vaksin Covid-19. (Foto: Freepik)
A
A
A

EFEKTIVITAS vaksin Covid-19 memang mengalami penurunan seiring berjalannya waktu. Diperkirakan, setelah 6 bulan maka efektivitas vaksin Covid-19 akan mengalami penurunan.

Oleh karena itu, diperlukan booster atau vaksin Covid-19 dosis ketiga untuk memperkuat sistem imunitas tubuh terhadap Covid-19. Sayangnya, Indonesia masih belum bisa memberikan booster dalam waktu dekat untuk masyarakatnya. Pasalnya, masih banyak mereka yang belum mendapatkan vaksin Covid-19.

Meski demikian, ada dua vaksin yang akan menjadi kandidat untuk booster yakni vaksin Sinovac hingga Pfizer. Dua jenis vaksin ini pun rencananya akan dipakai dalam vaksinasi Covid-19 anak usia 6-11 tahun yang akan dimulai di tahun depan juga.

Dengan pemberian booster ini, menjadi pertanyaan sekarang, apakah artinya tiap tahun vaksin Covid-19 harus disuntikkan ke masyarakat layaknya vaksin influenza?

Menjawab hal itu, Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia Profesor Zubairi Djoerban menjelaskan bahwa sampai sekarang belum tahu kepastiannya. Ia pun mengambil contoh kasus vaksin Hepatitis B.

"Vaksin booster Covid-19 akan dilakukan tiap tahun seperti influenza? Belum tahu. Misalnya vaksin Hepatitis B, dulu wajib booster. Tapi, sejalannya waktu booster itu tidak perlu," katanya dalam cuitan resmi di Twitter, belum lama ini.

"Kalau influenza memang tetap dilakukan di negara-negara dengan musim dingin karena angka kematiannya tinggi," sambung Prof Beri, sapaan akrabnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement