Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tradisi Lotus Feet, Mengikat Kaki di China Demi Keindahan

Kurniawati Hasjanah , Jurnalis-Senin, 15 November 2021 |21:10 WIB
Tradisi Lotus Feet, Mengikat Kaki di China Demi Keindahan
Tradisi Lotus Feet di China (dok The Guardian)
A
A
A

Lambat laun, kaum wanita di istana mulai meniru dan mengikat kaki mereka seperti Yao Niang. Semakin lama diikat, kaki mereka menjadi lebih kecil. Mereka pun menjadikannya sebagai simbol status sosial.

Fungsi dari tradisi ini berawal dorongan modis yang kemudian berubah menjadi ekspresi identitas orang-orang Han (suku mayoritas di China), setelah Mongol menginvasi China tahun 1279.

Wanita China menjadikan praktik tersebut menjadi semacam kebanggaan etnis.

Namun, tradisi tersebut mulai pudar di awal abad ke-20 ketika para misionaris dan reformis mengkampanyekan ideologi mereka.

Langkah ini diikuti oleh pemerintah nasionalis dan para pemimpin komunis yang akhirnya melarang praktik kaki teratai.

(Kurniawati Hasjanah)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement