Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Daftar Maskapai yang Paling Sering Delay

Anisa Suci Maharani , Jurnalis-Minggu, 07 November 2021 |12:05 WIB
Daftar Maskapai yang Paling Sering <i>Delay</i>
Ilustrasi pesawat delay (dok Pexels)
A
A
A

MASKAPAI Amerika diminta meningkatkan kualitas pelayanan terhadap penumpang yang terdampak penundaan waktu atau delay.

Berdasarkan studi The Family Vacation Guide dilansir dari Travel and Leisure, terdapat beberapa maskapai yang paling sering mengalami keterlambatan atau delay. 

Data ini didapatkan The Family Vacation Guide mengacu informasi Biro Stastistik Transportasi (BTS) yang memperlihatkan statistik kedatangan maskapai tepat waktu dan penyebab keterlambatan periode Juli 2019 - 2021.

Terdapat lima maskapai dengan persentase keterlambatan tertinggi. Maskapai itu antara lain Allegiant Air dengan persentase kedatangan tepat waktu hanya 72,69 persen. Kedua, JetBlue dengan persentase 76,80 persen.

Ketiga, Frontier Airline sebesar 78,76 persen dan diikuti Envoy Air sebanyak 80,48 persen. Kelima, United Airlines sebesar 81,40 persen.

 Pesawat

Baca Juga:

Intip Suasana Pura Segara Kidul Guyangan Bali, Pengunjung Melewati Ratusan Anak Tangga

5 Makanan Sehat Khas Vietnam, Rasanya Lezat Cocok dengan Lidah Indonesia

Selain maskapai, studi tersebut juga mencatat dua bandara paling sering mengalami keterlambatan yakni Bandara Internasional Newark Liberty dengan persentase kedatangan tepat waktu 75,71 persen dan Bandara LaGuardi dengan 77,48 persen.

Ketiga, Bandara Internasional Dallas/Fort Worth dengan 79,23 persen. Keempat, Bandara Internasional Fort Lauderdale-Hollywood dengan 79,78 persen. Kelima, Bandara Internasional Palm Beach, dengan 80,34 persen. (nia)

(Rizka Diputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement